
BULELENG – Peresmian Pasar Banyuasri oleh Gubernur Bali Wayan Koster, menjadi kado istimewa HUT Ke-417 Kota Singaraja. Sebagai kado istimewa untuk masyarakat di Bumi Den Bukit, pasar dengan investasi senilai Rp 160 Miliar ini tak hanya diharapkan bisa menggerakkan perekonomian tapi juga meningkatkan kualitas hidup masyarakat ditengah Pandemi Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol keseharan (prokes) secara ketat.
“Saya bangga sekaligus berharap, Pasar Banyuasri bermanfaat bagi warga masyarakat dan mampu menggerakkan perekonomian di Kabupaten Buleleng,” tandas Gubernur Koster, Selasa, 30 Maret 2021 pada acara peresmian yang ditandai pengguntingan rangkaian bunga.
Didampingi Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, Wabup I Nyoman Sutjidra dan anggota Forkompida Buleleng, Gubernur Bali asal Desa Sembiran ini berpesan agar Pasar Banyuasri menerapkan sistem transaksi separti di Pasar Sukawati.
“Setiap produk sudah berisi label harga, fix price (harga pasti), jadi orang datang, melihat dan langsung bayar, tidak perlu metawah-tawahan (tawar menawar) lagi,” ungkapnya.
Pasar Banyuasri harus dikelola profesional, managemennya juga dikelola dengan baik.
“Disiplinnya juga harus dibangun, termasuk menjaga kebersihan. Sampahnya juga dikelola dengan baik, karena kebiasaan buruk kita adalah meremehkan sampah, membuang sampah sembarangan sehingga menjadi masalah,” tandas Koster meyakinkan.
Saat ini, kata Koster, kesempatan digunakan untuk melakukan penataan.
“Tampilan pasar sudah sangat bagus, arsiteturnya bagus, pengaturannya juga bagus, jadi barangnya juga harus bagus. Para pedagang juga harus disiplin, kalau pak bupati mengeluarkan aturan untuk mendisiplinkan ini, para pedagang dan pembeli harus mengikuti, supaya berbelanja dengan cara modern seperti di super market,” tandas Gubernur Koster yang juga mengapresiasi pembukaan Kantor Pelayanan Kas Bank Pembangunan Daerah (KPK-BPD) Bali.
Modernisasi transaksi yang ditawarkan, diharapkan dapat memacu perubahan pola hidup dalam bertransaksi.
“Supaya jadi pola hidup dalam bertransaksi bagi pelaku pedagang yang ada di sini,” pungkasnya.(kar)








