
BULELENG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng mendukung upaya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali dalam mewujudkan Zone Hijau Wilayah Bali. Pemkab Buleleng melalui Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 juga menggenjot program vaksinasi Covid-19.
“Sesuai arahan pemerintah pusat sekaligus menjadi target pemerintah provinsi Bali, Pemkab Buleleng juga mengejar target program vaksinasi, dalam tiga bulan mendatang,” tandas Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, I Nyoman Sutjidra, Senin, 15 Maret 2021 usai memantau persiapan vaksinasi di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja.
Sutjidra menegaskan, sesuai hasil rapat koordinasi yang dipimpin Gubernur Bali Wayan Koster dan dihadiri Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin, Jumat, 11 Maret 2021 lalu di Gedung Gajah Jaya Saba, program vaksinasi menunju Bali Zone Hijau akan dipantau langsung Presiden Joko Widodo.
“Pada rakor tersebut, juga dibahas tentang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Bali pada hari Selasa mendatang,” ungkapnya.
Sesuai target nasional, Bali Menuju Zone Hijau melalui program vaksinasi diharapkan dapat terwujud dalam tiga bulan kedepan. Ditargetkan, sebanyak 70 persen masyarakat Bali di seluruh kabupaten/kota sudah divaksin.
“Sebanyak 100.000 vial vaksin Sinovac akan tiba di Bali minggu depan. Untuk Buleleng, saat ini diprioritaskan pada pekerja bidang pariwisata serta tokoh agama,” terangnya.
Sekretaris Satgas-PP Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengungkapkan Tim Medis sudah melakukan pendataan untuk sasaran vaksinasi pada hari Selasa, 16 Maret 2021.
“Ini serangkaian dengan pelaksanaan vaksinasi pada tiga wilayah yang ditargetkan menuju Zona Hijau di Bali yakni Ubud, Sanur dan Nusa Dua termasuk juga Tuban. Vaksinasi pada tiga wilayah tersebut akan dipantau langsung oleh Pak Jokowi,” ungkapnya.
Sementara vaksinasi yang dilaksanakan pada daerah yang tidak menjadi sasaran zona hijau akan dipantau secara virtual.
“Vaksinasi diharapkan berjalan lancar dan masif. Sehingga Bali bisa mencapai target. Untuk Buleleng, masih menunggu kedatangan vaksin berikutnya sesuai dengan agenda yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan dan Pemprov Bali,” pungkasnya. (kar)








