
Wartawan mulai menjalani vaksinasi
DENPASAR – Dinas Kesehatan Provinsi menargetkan 300 orang wartawan dapat tervaksinasi pada gelombang pertama di Gedung Nari Graha, Renon Denpasar, Sabtu 6 Februari 2021. Masing-masing tim yang diturunkan terdiri dari 8 orang. Penegasan itu disampaikan dr Ni Wayan Murdani Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Provisi Bali disela-sela kegiatan vaksinasi.
Wayan Murdani menyampaikan dalam pelayanan vaksinasi kepada awak media, alur pelayanan Diskes menyiapkan empat meja. Pertama, meja pra registrasi sesuai daftar nama yang didaftarkan di link google dan dilanjutkan dengan absensi saat kehadiran dan pengambilan formulir. Registrasi ulang dilakukan untuk mencocokan data sesuai identitas. Tahap berikutnya dilakukan pengecekan suhu tubuh dan pengecekan tensi.
Pada pengecekan tensi banyak yang gagal untuk mengikuti skrinning berikutnya lantaran suasana tegang membuat tensinya naik dan ada sampai 220. Setelah ditensi dilanjutkan dengan 13 pertanyaan terkait riwayat yang akan divaksin diantaranya riwayat tensi tinggi, pernah terconvirmasi Covid, pernah bersentuhan 7 hari terakhir dengan penderita covid, pernah menderita pilek batuk lebih dari tiga hari.
“Kalau ada salah satu dari 13 kreteria tersebut masuk didalamnya atau ya, dikonsultasikan lagi,” ujarnya.
Wayan Murdani menambahkan, ketika vaksinasi layak atau tidak layak dikonsultasikan. Kalau vaksinasi layak meja 3 divaksinasi. Setelah vaksinasi, meja 4 menyiapkan observasi selama 30 menit apakah setelah vaksinasi dilakukan ada efek samping apa tidak.
Setelah observasi dan tidak ada keluhan peserta vaksinasi diperbolehkan pulang dan vaksinasi kedua akan disampaikan via telepon. (arn)








