Pencanangan Green Zone, Diskes Data Masyarakat Penyangga di Kawasan Nusa Dua  

0
50

BADUNG –  Pemerintah Kabupaten Badung melakukan pendataan jumlah masyarakat penyangga di kawasan Nusa Dua terkait pencanangan Green Zone berbasis vaksin.

“Di wilayah Bali ada empat zona yang dicanangkan sebagai percontohan Green Zone. Salah satunya di Kawasan Nusa Dua,” kata Kepala Dinas Kesehatan Badung, dr I Nyoman Gunarta, Rabu 3 Maret 2021.

Ia menjelaskan, konsep Green Zone bertujuan membuat wisatawan merasa aman dan nyaman ketika berkunjung. “Jadi, di samping penerapan protokol kesehatan secara ketat, orang-orang yang beraktivitas di dalam zona-zona tersebut juga ingin dipastikan sudah tervaksin. Begitu nanti ada orang hendak memasuki Green Zone, dipastikan sudah clear, baik itu melalui vaksin ataupun rapid antigen sebagai screening,”jelasnya.

Tak hanya orang-orang yang berada dalam green zone, masyarakat di wilayah penyangga juga didata untuk mengalokasikan vaksin Covid-19.   “Data kami kejar itu bukan hanya yang ber-KTP Badung saja, tapi semuanya, termasuk yang berstatus tinggal sementara atau kos. Nah, yang mengetahui soal itu tentu teman-teman di kecamatan, desa/kelurahan, hingga kepala lingkungan. Kami sekarang sedang lakukan koordinasi dan selanjutnya data dikirim ke Pusat,” katanya.

Ia menyebutkan, sampai saat ini masih ada wilayah penyangga kawasan Nusa Dua berstatus zona merah, yaitu Jimbaran dan Kelurahan Benoa. “Salah satu kriteria Green Zone yaitu wilayah penyangganya harus juga hijau. Sehingga wilayah yang hingga saat ini masih merah itulah yang kami kejar sekarang ini,” ujarnya sembari  menambahkan tiga wilayah penyangga utama kawasan Nusa Dua yakni Kelurahan Benoa, Tanjung Benoa, dan Jimbaran. (adi)

Penghitungan sementara, terdapat 69.958 orang berusia 18 tahun ke atas yang diajukan sebagai sasaran vaksinasi. 30.133 orang di antaranya di wilayah Kelurahan Jimbaran, 26.173 orang wilayah Kelurahan Benoa, dan 4.152 orang wilayah Kelurahan Tanjung Benoa. Sedangkan 9.500 orang lainnya merupakan pekerja pariwisata dalam kawasan Nusa Dua. “Tapi tentu nanti akan kami cleansing kembali. Karena tidak tertutup kemungkinan ada di antaranya yang sudah mendapat vaksin, misalnya melalui BTB (Bali Tourism Board),” pungkasnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here