Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Tabanan Dikepung Pohon Tumbang

0
73
Pohon tumbang di depan SPBU Abiantuwung

TABANAN – Cuaca ekstrem  berupa hujan deras disertai angin kencang di akhir bulan Februari ini patut diwaspadai masyarakat Bali termasuk di Tabanan yang sangat rawan bencana tanah longsor maupun pohon tumbang. Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Denpasar khusus wilayah Tabanan. Dari 10 kecamatan yang ada. Dua kecamatan di Tabanan masuk status siaga. Yakni kecamatan Pupuan dan Selemadeg Barat. Sisanya delapan kecamatan  yakni Penebel, Baturiti, Marga, Tabanan, Kerambitan, Selemadeg Timur, Selemadeg dan Kediri berstatus waspada.

Seperti yang terjadi Senin malam  sampai Selasa  dinihari 22-23 Februari 2021, wilayah Tabanan yang diguyur hujan lebat dan angin kencang. Akibatnya  terjadi musibah bencana alam yang didominasi pohon tumbang di beberapa tempat.   Dari data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabanan mencatat sebanyak 11 titik lokasi bencana alam  pohon tumbang. Pohon tumbang selain menutupi jalan nasional dan desa juga menimpa atap rumah warga, pura, mobil dan kabel listrik.

“Dari laporan yang masuk dan pantauan di lapangan, ada 11 titik terjadi pohon tumbang,” ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan I Putu Trisna Widiatmika

Dikatakan, berdasarkan  data yang masuk, lokasi pohon tumbang diantaranya dua  tempat di Desa Abiantuwung, Kediri. Yakni di Jalan Raya Abian Tuwung, tepatnya di depan SPBU Pertamina Abiantuwung dan pohon tumbang mengenai pelinggih pura berupa Meru tumpang pitu  di Abiantuwung.  Kemudian titik lokasi lainnya pohon tumbang menimpa dua bangunan atap rumah, bangunan pelinggih warga. Pohon tumbang juga menimpa sebuah mobil Fortuner hitam DK 487 GO yang diparkir di pinggir milik, pohon tumbang di Jalan Tukad Yeh Ho depan Alfa Mart Sanggulan dan menutupi setengah badan jalan. Lokasi tersebut berada di Desa Banjar Anyar, Kediri.

Anggota TNI dan Polri bahu membahu membantu masyarakat membersihkan pohon yang menimpa rumah

Selanjutnya pohon tumbang juga mengenai atap rumah warga milik I Nyoman Suascaya di Banjar Pemenang Desa Banjar Anyar, Kediri,  pohon tumbang jenis kresek menimpa kabel listrik dan telepon yang menutup akses jalan menuju Banjar Jadi Desa, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri. Lokasi pohon tumbang di Perum BSI blok 17 dengan pohon kelapa dan tiang listrik roboh. Tak hanya itu dua pohon tumbang jenis rambutan juga menimpa dua bangunan rumah di  Banjar Raden Desa Baru, Kecamatan Marga.

Terkait  cuaca ekstrem yang terjadi belakangan ini, Trisna Widiatmika meminta masyarakat untuk tetap waspada. Karena cuaca ekstrem dengan hujan dan angin kencang  merujuk rilis BMKG akan terjadi beberapa hari kedepan di Tabanan.

“Masyarakat kami himbau  meningkat kewaspadaan, memangkas sejumlah pohon jika dirasa sudah lapuk dan kondisi tua,” pintanya.

Ditambahkan, dari belasan titik lokasi bencana alam pohon tumbang, beruntung tidak memakan korban jiwa atau luka,  hanya kerugian material. Pihaknya sudah melakukan penanganan pohon tumbang  dengan menerjunkan tim reaksi cepat (TRC) dibantu aparat kepolisian, anggota TNI dan masyarakat. Namun demikian, pihaknya belum mengetahui pasti kerugian yang ditimbulkan.

“Kami masih terus melakukan pendataan, belum diketahui  jumlah kerugian material akibat kejadian ini,” imbuhnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here