Pakai APBD, Tabanan Tetap Siapkan Hotel Isolasi Terintegrasi

0
174
Plh Bupati Tabanan I Gede Susila

TABANAN –  Pemerintah Provinsi Bali sudah tidak lagi membiayai  isolasi mandiri terintegrasi untuk  warga terpapar Covid-19 tanpa gejala (OTG) maupun gejala ringan. Meski sudah tidak didukung anggaran dari Provinsi  Bali, Pemkab Tabanan tetap melaksanakan isolasi terintegrasi bagi OTG  maupun gejala ringan asal Tabanan di hotel di Denpasar.

Plh Bupati Tabanan yang juga Sekda Tabanan I Gede Susila Susila ketika dikonfrimasi mengatakan, pihaknya di Tabanan tidak mempermasalahkan penghentianapenganggaran dari provinsi untuk isolasi terintegrasi bagi pasien terpapar Covid-19 tanpa gejala.

“Tidak masalah tetap dijalankan, kami di Tabanan akan tetap melakukan isolasi terintegrasi mandiri bagi OTG di hotel,” tandas Gede Susila, Minggu 21 Februari 2021.

Hal ini dilakukan, karena pihaknya tidak ingin kembali melonjaknya pemyebaran Covid-19 di Tabanan yang sudah mulai melandai. Sehingga pihaknya  tetap akan melakukan isolasi terintegrasi dan tidak melakukan isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 termasuk OTG.

“Kami tidak mau lagi ada penyebaran karena  pasien OTG tidak disiolasi terintegrasi. Takutnya kalau direm, kasus melonjak lagi,” tegasnya.

Meski demikian, hal tersebut bisa berubah dan pemerintah pusat bisa membantu penganggaran untuk isolasi terintegrasi tersebut. Pihaknya di Tabanan telah menyiapkan anggaran belanja tidak terduga (BTT) sebesar Rp 7,6 Miliar di APBD induk 2021 untuk penanganan Covid-19 di Tabanan. Anggaran tersebut akan digunakan  untuk membiayai isolasi terintegrasi sambil berharap kasus ini dapat segera berlalu seiring dengan dimulainya vaksinasi.

“Kami di Tabanan  gunakan dana APBD untuk biaya isolasi terintegrasi tersebut. Mudah-mudahan nantinya pusat bisa membantu pembiayaannya,” sebutnya.(jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here