Kurangi Bau Busuk, Sampah TPA Mandung Disemprot Cairan Eco Enzyme

0
141
KURANGI BAU, Sampah di TPA Mandung disemprot dengan cairan eco enzyme

TABANAN – Musim hujan yang terjadi saat ini me nyebakan sampah di TPA Mandung, Desa Sembung Gede, Kerambitan mengeluarkan bau busuk. Mengurangi bau busuk di TPA Mandung, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan lakukan penyemprotan dengan eco enzyme  atau cairan hasil fermentasi dengan limbah buah organik), Minggu, 21 Februari 2021.  Selain itu juga dilakukan di TPS Abinatuwung dan TPS  Debes.

Penyemprotan eco ensyme bekerjasama dengan komunitas eco ensyme serangkaian memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 21 Februari 2021. Untuk penyemprotan di TPA Mandung disediakan 15.000 liter air atau setara dengan 5 tangki air.  Penyemprotan dengan eco enzyme ini rencana digelar rutin menunggu jadwal relawan dari eco enzyme. Penyemprotan menggunakan cairan fermentasi limbah organik atau eco enzyme ini dilakukan serentak di seluruh Bali.  

“Penyemprotan eco ensyme ini dilakukan serangkaian dengan HPSN Tahun 2021. Untuk di Tabanan penyemprotan eco ensyme dilakukan di TPA Mandung dan 3 TPS di Tabanan.Fungsi dari penyemprotan cairan fermentasi limbah organik ini bertujuan untuk mengurangi bau busuk, dan membantu penguraian sampah,”  ungkapnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tabanan I Made Subagia, Minggu 21 Februari 2021.

Dikatakan, penyemprotan yang di Tabanan langsung didampingi  relawan eco enzyme. Khusus di TPA Mandung telah disediakan 15.000 liter air untuk menyemprotkan cairan fermentasi tersebut.  Subagia menjelaskan,  dalam rangka penyemprotan sampah di TPA Mandung,  komunitas eco enzyme memberikan bantuan sekitar 15.000 liter cairan. Jika stok ini habis, akan kembali diusulkan. Bahkan DLH Tabanan rencana akan membuat cairan fermentasi ini mengingat teorinya telah didapat.

“Kami rencananya akan membuat eco enzyme. Meskipun alat tampung dan molase mahal tetapi akan diusahakan. Bahan baku berupa limbah buah organik akan bekerjasama dengan pedagang buah di Tabanan,” jelasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here