Genjot SDM Bali, Komisi IX DPR RI Bangun B2LK Internasional

0
209
Anggota Komisi IX DPR RI Kariasa Adnyana, resmikan BLK Komunitas Kesenian di Desa Mayong

BULELENG – Selain pembangunan infrastruktur, sarana prasarana pariwisata, Bali yang saat ini berada pada lima besar destinasi wisata internasional, juga membutuhkan pembentukan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas. Tak hanya bidang akademis, SDM dibentuk pada persaingan era globalisasi dan digital saat ini juga harus memiliki ‘soft skiil’, keterampilan kekinian yang berkarakter.

“Peningkatan sumber daya manusia, terutama angkatan kerja di Bali yang berjumlah 60 persen dari total jumlah penduduk, sangat membutuhkan tempat latihan kerja atau vokasi untuk memberikan ketrampilan,” ungkap Anggota Komisi IX DPR Republik Indonesia, Ketut Kariyasa Adnyana, Minggu, 7 Februari 2021, usai meresmikan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas Kesenian, Satyayananda Vaikunta Ashram, Desa Mayong Kecamatan Seririt.

Anggota DPR Republik Indonesia asal Busungbiu ini menandaskan, dalam pembentukan SDM Berkualitas, Komisi IX bersama Kementerian Tenaga Kerja tidak hanya mengembangkan Balai Latihan Kerja (BLK) Berbasis Komunitas.

“Bersama dengan mitra kerja kami, Kementerian Tenaga Kerja berusaha membawa program pembangunan BLK yang ada di pusat itu ke Bali. Tahun ini, kami punya program pembangunan Balai Besar Latihan Kerja Internasional (B2LKI) di Bali dengan anggaran Rp. 100 Miliyar,” ungkap Kariasa seraya menyebutkan sesuai hasil rapat kerja, lokasi sudah ditentukan di Bali dan sudah dilakukan survey di Kabupaten Buleleng dan Kabupaten Bangli.

Pembangunan B2LKI yang membutuhkan lahan seluas 3-5 hektar, kata Kariyasa, sudah ditetapkan sebagai Program Kegiatan Tahun Anggaran 2021.

“Selain menyerap tenaga kerja pembangunan B2LKI juga dipastikan dapat memberi pelatihan ketrampilan kerja kepada generasi muda kita. Program ini, sudah dipastikan berjalan pada Tahun 2021,” tegasnya.

Kariyasa menambahkan, pengembangan BLK Berbasis Komunitas juga terus di perjuangkan selama masa bhakti.

“Target kami, selama menjabat di Komisi IX DPR RI, dari 58 kecamatan di Bali, minimal satu kecamatan punya satu BLK Komunitas sesuai pontensi yang dimiliki. Selain keterampilan kerja, BLK Komunitas juga diharapkan dapat membentuk generasi muda Bali berkarakter, memiliki jati diri sesuai adat istiadat serta budaya,” tandas Kariyasa yang juga menargetkan 10 BLK Komunitas tahun ini. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here