Tanah Longsor dan Gelombang Pasang Terjang Buleleng

0
72
Diterjang Gelombang pasang, delapan rumah warga pesisir Desa Temukus Kecamatan Banjar mengalami kerusakan

BULELENG – Bencana alam berupa pohon tumbang, tanah longsor dan gelombang pasang (gelopas), secara bersamaan menerjang Kabupaten Buleleng. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana alam yang terjadi saat hujan deras mengguyur seantero Buleleng tersebut, tak pelak membuat warga masyarakat panik.

“Tidak ada korban jiwa pada musibah yang terjadi Jumat (29/1/2021) siang hingga Sabtu (30/1/2021) pagi. Ada sembilan titik lokasi bencana, dan semua  sudah tertangani,” ungkap Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalak BPBD) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Suadnyana,Sabtu (30/1/2021).

Selain Kawasan Pariwisata Lovina, kata Suadnyana, bencana alam berupa pohon tumbang juga terjadi di jalan masuk menuju Hotel Bali Bagus, di areal Pura Segara, Desa Sangsit Kecamatan,di Banjar Dinas Pendem, Desa Bebetin,  Kecamatan Sawan, di Lingkungan Buwana Sari Kelurahan Kampung Baru dekat lokasi Klematorium YPUH, di Lingkungan Taman Sari Kelurahan Kampung Baru menimpa atap tempat usaha tempe ukuran 4x4m milik Mohamad Saleh.

“Selain pohon tumbang, angin kencang juga menerbangkan atap rumah milik Ibu Aisyah. Musibah mengakibatkan M Saleh mengalami kerugian Rp 3 Juta, sementara Ibu Aisyah mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp 15 Juta,” terangnya.

Hujan disertai angin kecang, lanjut Suadnyana, juga mengakibatkan terjadinya bencana gelombang pasang di Pesisir Pantai Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt dan Pesisir Pantai Desa Temukus, Kecamatan Banjar.

“Bencana gelombang pasang mengakibatkan ruas jalan dan senderan pantai di Desa Pengastulan tergerus, dengan kerugian diperkirakan Rp 10 Juta. Sementara Gelombang pasar yang terjadi di Pesisir Pantai Desa Temukus mengakibatkan delapan unit rumah warga rusak dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp 40 Juta,” tandas Suadnyana sembari menambahkan, bencana tanah longsor terjadi di Desa Pakisan, mengakibatkan tembok rumah Nyoman Redana (43) roboh dengan kerugian Rp 5 Juta. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here