Rekor Lagi, 60 Kasus Positif Baru di Tabanan

0
67
Swab test kontak erat di gedung dewan Tabanan.

TABANAN – Seperti fenomena anomali, disaat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), justru terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi positif di Tabanan. Berdasarkan data dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan Rabu (20/1/2021), ada 60 kasus terkonfirmasi positif baru termasuk salah satu anggota dewan dan staf Setwan. Selain itu, ada satu pasien komorbid meninggal.

Dari data yang dirilis Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tabanan ada penambahan kasus positif sebanyak 60 orang, sehingga total terkonfirmasi positif menjadi sebanyak 2.793 orang. Kebanyakan merupakan klaster keluarga seperti terjadi di Penebel Kelod, Pangkung Karung, Kerambitan, Kediri maupun Tabanan. Namun dari data tersebut, termasuk staf Setwan Tabanan dan seorang anggota Dewan asal Abiantuwung, Kediri dengan gejala demam dan batuk. Yang bersangkutan kini dirawat di RS Nyitdah. Sebelumnya juga ada dua anggota dewan pernah terkonfirmasi positif namun sudah dinyatakan sembuh.

“Ada tambahan 60 kasus baru terkonfirmasi positif,” ungkap Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan I putu Dian Setiawan.

Selain itu, ada satu pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia Rabu kemarin. Pasien seorang pria berusia 66 tahun asal Desa Belumbang, Kerambitan. Pasien masuk RS Dharma Kerti 10 Januari lalu dengan keluhan Diabetes Melitus tipe II dan hipertensi. Satu hari dirawat berdasarkan hasil swab dinyatakan positif. Selama 11 hari dirawat di RS Dharma Kerti pasien tersebut akhirnya meninggal sehingga total pasien meninggal sebanyak 75. Sementara itu, disaat yang sama, ada penambahan pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 36 orang sehingga total yang sembuh sebanyak 2.388 dan 331 orang masih dalam perawatan.

“Ada satu pasien komorbid meninggal dan 36 pasien dinyatakan sembuh,” sebut Kadis Komindo Tabanan ini.

Terkait adanya dugaan anggota dewan yang terpapar Covid-19, Sekretaris Dewan I Made Sugiarta ketika dikonfirmasi mengaku belum tahu, selain satu staf Setwan yang memang terlebih dahulu dinyatakan positif. “Belum dapat info,” katanya dihubungi via telepon.

Sementara itu swab test PCR dilakukan di DPRD Tabanan terhadap 17 staf dewan yang melakukan kontak erat dengan salah satu staf Bagian Perundang-undangan yang terkonfirmasi positif. Selain itu, ada tujuh staf bidang Perkebunan, Dinas Pertanian juga ikut dalam swab test PCR tersebut. Ketujuh orang tersebut merupakn hasil tracing kontak erat rekannya yang terkonfirmasi positif klaster keluarga.

“Ada 24 orang yang diswab test, 17 dari staf dewan dan tujuh dari staf Dinas Pertanian. Hasilnya akan diketahui besok,” ungkap Koordinator Tim Swab Test Dinas Kesehatan Tabanan dr. Desiana Kartifa Dewi (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here