Nenek Pikun Tewas Gantung Diri

0
90

Petugas melakukan olah TKP tempat korban gantung diri di kandang sapi

TABANAN – Diduga karena depresi akibat penyakit pikun yang diderita, seorang nenek berusia 72 tahun Ni Ketut Rempog  asal Bnajr Jembrana, Desa Serampingan, Selemadeg, Tabanan ditemukan tewas gantung diri di kandang sapi, Senin (11/01/2021).

Informasi yang berhasil dihimpun, sekitar pukul 08.00 WITA , anak korban I Made Sumerta Yasa (54) prrgi bekerja di pabrik penyosohan beras di Banjar Singin, Selemadeg. Sekitar pukul 12.15 WITA saat istirahat, anak korban pulang ke rumah sekaligus mengecek ibunya yang mengalami sakit pikun. Anak korban tidak menemukan korban di kamar tidurnya.

Kemudian anak korban dan keluarga mencari di berbagai tempat. Setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan gantung diri di sebuah kandang sapi. Anak korban yang tahu itu segera kenlokasi dan menurunkan tubuh ibunya, namun ternyata sudah meninggal. Korban selanjutnya dibawa ke rumah duka dan melapor ke Babinkamtibmas setempat yang dilanjutkan melapor ke Polsek Selemadeg.

Mendapat laporan tersebut, petugas dari Polsek Selemadeg bersama petugas medis dari Puskesmas Selemadeg I segera ke rumah duka melakukan pengecekan. Petugas medis mengecek korban dengan melakukan visum luar. Dari hasil visum luar, tidak ditemukan bekas kekeraaan dan korban murni tewas karena gantung diri. Sementara petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian di kandang sapi dan rumah korban.

Kasubbag Humas Polres Tabanan IPTU I Nyoman Subagia ketika dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.

” Dari keterangan pihak keluarga korban diduga depresi akibat penyakit pikun yang diderita cukup lama. Pihak keluarga menerima sebagai musibah dan menolak dilakukan otopsi,” jelasnya, Selasa (12/01/2021)( jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here