Momen Pandawa Bangkit, Kunjungan Lampaui Target 30 Ribu Wisatawan

0
157
RAMAI : Kondisi destinasi wisata Pantai Pandawa di awal tahun 2021.

BADUNG – Kunjungan ke destinasi wisata Pantai Pandawa pada momen akhir tahun 2020 mengalami peningkatan dibandingkan hari-hari sebelumnya di masa pandemi.

Dalam penyelenggaraan kegiatan Pandawa Bangkit, 25 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021, terdapat lebih dari 30 orang mengunjungi objek wisata di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan tersebut.

Bendesa Adat Kutuh Nyoman Mesir mengatakan menggeliatnya kunjungan merupakan merupakan bukti bahwa Pantai Pandawa sangat dirindukan oleh para wisatawan meski dihadapkan dengan ketatnya aturan bepergian di tengah pandemi Covid-19.

“Dari 25 Desember 2020 hingga 1 Januari 2021, kunjungan wisatawan ke Pantai Pandawa rata-rata mencapai 4 ribu. Bahkan, tertinggi mencapai lebih dari 9 ribuan orang dalam sehari. Mereka datang silih berganti dan tersebar pada kawasan Pantai Pandawa yang terbilang sangat luas,” katanya, Minggu (3/1/2021).

Kondisi tersebut sangat diharapkan oleh masyarakat Kutuh karena membuat perekonomian menggeliat kembali. “Ke depan, kami tentu akan terus berinovasi untuk menggeliatkan kunjungan wisatawan, termasuk dengan pengembangan destinasi agar Pantai Pandawa bisa terus melekat, memikat, dan menarik hati wisatawan untuk datang kembali,”ujarnya.

Pandawa Bangkit, lanjut Nyoman Mesir, merupakan salah satu inovasi yang telah dilakukan. Itu semacam kegiatan pembuatan konten promosi pariwisata digital yang dilaksanakan dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan CHSE sebagai adaptasi tatanan kehidupan era baru.“Sebelumnya, kami rutin melaksanakan Festival Pandawa untuk menghiasi libur akhir tahun. Namun kali ini kami tiadakan dan kemudian melaksanakan Pandawa Bangkit. Ini adalah upaya kami dalam menginformasikan kepada dunia, soal eksistensi dan perkembangan destinasi Pantai Pandawa. Kami tetap coba berinovasi, meski dalam kondisi tertatih akibat dampak panjang dari pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Terpisah, Ketua Panitia Pandawa Bangkit Wayan Duarta menuturkan, semula kegiatan menargetkan kunjungan 50 ribu orang. Namun, sejalan dengan lahirnya kebijakan baru dari pemerintah, target dievaluasi hanya 30 ribu orang.

Seiring berjalannya waktu, target itupun akhirnya tercapai, bahkan melebihi. Karena pada hari terakhir, kunjungan wisatawan ternyata berada pada angka lebih dari 9 ribu orang. “Syukur, dengan berbagai keterbatasan karena pandemi, kegiatan Pandawa Bangkit ini akhirnya bisa berjalan dengan baik. Walau kami akui, ada satu atau dua acara yang terpaksa ditiadakan karena berbagai pertimbangan teknis,” ucapnya.

Selain ajang pembuatan konten promosi wisata, Pandawa Bangkit ditegaskan sekaligus menjadi momen pemberdayaan masyarakat. Hal tersebut diyakini bermuara pula pada kembali bergairahnya sektor perekonomian masyarakat. “Melalui kegiatan ini, kami berupaya agar promosi bisa berjalan beriringan dengan pemberdayaan masyarakat. Tentunya, ini dilakukan dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan CHSE,” tandasnya. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here