Diversi, Pencuri Tongkat Dewa Salukat Terduga Pembunuh Teller Bank

0
836

Kapolres beber kasus pencurian kotak sesari

BULELENG – Prosess hukum diversi yang dijalani Bulan Agustus 2020, nampaknya tidak membuat jera Putu Aldi Handika Putra (14) beralamat Lingkungan Banyuning Timur Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng. Mungkin karena tidak dihukum pada proses diversi, Anak Baru Gede (ABG) yang tertangkap tangan saat membobol kotak sesari di Pura Taman Sari, pada Sabtu (1/8/2020) ini kembali melakukan perbuatan pidana. Kali ini, tersangka yang juga mencuri Tongkat Dewa Salukat Pura Taman Sari, diduga kuat telah melakukan penganiayaan sehingga membuat orang meninggal dunia.

“Sebelumnya, yang bersangkutan ini sempat terlibat kasus hukum, pidana pencurian uang dalam kotak sesari dan Tongkat Dewa Salukat Pura Taman Sari,” tandas Kasatreskrim Polres Buleleng, AKP Viky Tri Haryanto, Kamis (31/12/2020) usai penangkapan Aldy yang di duga sebagai pelaku pembunuhan Teler Bank Mandiri di Denpasar.

Selain membobol Kotak Sesari Pura Taman Sari, kata Viky, tersangka juga mengakui membobol Kotak Sesari Pura Jagatnatha Singaraja.

”Yang bersangkutan ditangkap Tim Opsnal Satreskrim Polres Buleleng, berdasarkan laporan pengempon Pura Taman Sari terkait pencurian Tongkat Dewa Salukat dan Kotak Sesari yang terjadi Sabtu (1/8/2020) siang,” terangnya.

Saat ditangkap warga masyarakat, dari terduga pelaku berhasil diamankan 1 buah kotak sesari dan Tongkat Dewa Salukat yang diambil dan digunakan mencongkel kotak sesari sebagai barang bukti (BB).

”Terduga pelaku saat itu dipersangkakan dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan pemberatan, ancaman hukuman berupa pidana penjara paling lama tujuh tahun. Karena usianya masih dibawah umur, proses penyidikannya dilimpahkan kepada Unit Perempuan Perlindungan Anak (PPA) Satreskrim untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk proses hukum diversi,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here