Tertimpa Pohon Tumbang, Luh Budasari Meninggal Dunia

0
1095

Pohon tumbang timpa pengendara motor hingga tewas


BULELENG – Nasib Apes menimpa Ni Luh Budasari (18) beralamat Banjar Dinas Kanginan Desa Menyali Kecamatan Sawan. Gadis yang masih berstatus pelajar Kelas XII SMA Wirabhakti ini, dinyatakan meninggal dunia oleh petugas medis IGD RSUD Kabupaten Buleleng. Korban meninggal dunia akibat Cidera Kepala Berat (CKB) yang dialami saat sepeda motor (spm) nopol DK 4662 UAD yang ditumpangi bersama ayahnya, Komang Reditya (40) tertimpa pohon tumbang, Jumat (25/12/2020) malam di Jalan Sam Ratulangi Kelurahan Penarukan Kecamatan Buleleng.

Pohon yang tumbang ditengah hujan deras juga mengakibatkan ayah korban, Komang Reditya mengalami patah tulang kaki kiri, sementara pengemudi spm, Ketut Widiartawan (20) juga beralamat Banjar Dinas Kangingan Desa Menyali, hanya mengalami luka bengkak dibawah mata kiri.


Informasi yang berhasil dihimpun, musibah ini terjadi Jumat (25/12/2020) pukul 20.22 Wita, saat hujan deras mengguyur seantero Kabupaten Buleleng.

.Korban, Luh Budasari yang saat itu muntah darah, hendak dilarikan ayahnya, Komang Reditya dan sepupunya, Ketut Widiartawan ke RSUD Buleleng. Dalam perjalanan, tepatnya setelah melewati ‘traffic light’ simpang empat Jalan WR Supratman-Sam Ratulangi, Kelurahan Penarukan, spm nopol DK 4662 UAD yang ditumpangi korban, tertimpa Pohon Asam yang tumbang akibat hujan deras. Korban yang berada ditengah, tertimpa dahan pohon yang cukup besar. Ayahnya, yang berada dibelakang korban, tertimpa dahan pohon pada bagian kaki kiri, sementara sepupunya hanya tertimpa ranting sehingga membuat luka memar pada bagian muka dibawah mata kanan.


Dikonfirmasi Sabtu (26/12/2020) siang, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Kalaksa BPBD) Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Suadnyana membenarkan adanya musibah tersebut. Korban tertimpa pohon saat terjadi hujan deras pada hari Jumat (25/12/2020) malam pukul 20.00 Wita.

“Dari data dan informasi yang kami peroleh, korban diantar ayah dan sepupunya, saat itu hendak ke RSUD Buleleng untuk berobat, karena mengalami muntah darah,” ungkapnya.

Dalam perjalanan, tepatnya di selatan simpang empat Jalan WR Supratman-Sam Ratulangi, korban, ayah dan sepupunya justru tertimpa pohon tumbang.

“Kami bersama aparat kepolisian, melakukan evakuasi dengan memotong dahan serta ranting pohon, kemudian korban bersama ayah dan sepupunya dilarikan ke RSUD Buleleng untuk mendapatkan penanganan medis,” terangnya.


Sesuai informasi dari RSUD Buleleng, lanjut Suadnyana, korban atas nama Ni Luh Budasari (18) dinyatakan meninggal dunia akibat Cidera Kepala Berat (CKB) yang dialami. Sementara ayahnya, Ketut Reditya (40) mengalami patah tulang kaki kiri dan masih dirawat di IGD RSUD Buleleng.

“Pengemudi spm, Widiartawan (20) hanya mengalami luka memar pada bawah mata kanan, dan saat ini masih dalam perawatan di RSUD Buleleng,” tandasnya.

Suadnyana menambahkan, bencana alam berupa pohon tumbang akibat hujan deras juga terjadi diwilayah Desa Kaliasem Kecamatan Banjar.

‘Satu orang meninggal dunia dan dua orang luka-luka akibat bencana alam pohon tumbang,” tandasnya.

Terkait penanganan korban, Suadnyana menyebutkan masih melakukan koordinasi dengan pihak terkait, baik Dinas Sosial maupun aparat kepolisian.

Hal senada diungkapkan Kapolsek Kota (Kapolsekta) Singaraja, Kompol I Made Santika. Setelah melakukan penanganan pohon tumbang bersama BPBD Kabupaten Buleleng dan mengevakuasi korban ke IGD RSUD Buleleng, pihaknya segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait.

“Setelah penanganan pohon tumbang, petugas kami dari Polsek Kota Singaraja membantu pengaturan lalu lintas, evakuasi korban ke RSUD Buleleng juga sudah dilakukan,” ungkap Kapolsekta Santika yang kaget saat tahu korban Luh Budasari sudah meninggal dunia.

Untuk penanganan korban, pihaknya akan melakukan kordinasi dengan Satlantas Polres Buleleng dan pihak terkait.

“Karena musibah terjadi saat hujan deras dan korban meninggal dunia maupun korban luka-luka akibat tertimpa pohon saat hujan deras,” pungkasnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here