
BADUNG – Demi pelatih di internal Badung agar memiliki lisensi untuk melatih, Askab PSSI Badung menggelar pelatihan pelatih Lisensi D Nasional, di Hotel Bakungsari Kuta, 24 – 30 Desember 2020. Pelatihan yang dibuka Ketua Umum KONI Badung Made Nariana, Kamis (24/12/2020), diikuti 35 pelatih dari 38 klub sepakbola di bawah Askab PSSI Badung.Ketua Umum Askab PSSI Badung Nyoman Graha Wicaksana didamping Ketua Panitia Pelaksana IB Wisnu Wardana mengutarakan, pelatihan pelatih tersebut memang sifatnya intern hanya untuk pelatih klub di Badung.
“Instrukturnya Joko “Getuk” Susilo dan dibantu dua asisten instruktur yakni Nyoman Sujata dan Oka Triana. Kegiatan itu mengedepankan protokol kesehatan (prokes) yang sangat ketat baik dari pihak hotel sendiri juga dari pihak panitia pelaksana. Pastinya pelatihan ini tujuannya agar pelatih klub di Badung memiliki sertifikat atau lisensi,” kata Graha Wicaksana yang juga anggota DPRD Badung itu, usai pembukaan pelatihan.
Dengan adanya pelatihan tersebut dan nantinya para pelatih klub di Badung bersertifikat atau berlisensi, maka akan bisa melatih sepakbola dengan benar dan tepat. Sekaligus akan menambah wawasan bagi pelatih soal sepakbola yang sebenarnya.
“Bagaimanapun juga pelatih dalam klub sepakbola sangatlah penting dan vital. Pemain sepakbola terbentuk menjadi pemain bagus pastinya juga tak lepas dari keberadaan pelatih yang berkualitas juga,” terang Graha Wicaksana.
Sementara itu Wisnu Wardana menambahkan, peserta pelatihan tersebut salah seorang yang ambil bagian yakni mantan pemain Bali United.
“Peserta itu Sukarja mantan striker Bali United. Bagi saya itu bagus jika dirinya ingin menjadi pelatih bisa dimulai dari sejak muda setelah pensiun menjadi pemain. Bahkan masih menjadi pemain jika ada waktu juga bagus mengikuti pelatihan seperti ini untuk rintisan awal ketika menjadi pelatih nantinya. Sedangkan lapangan yang digunakan untuk praktek pelatihan itu yakni di Lapangan Banteng,” pungkas Wisnu Wardana. (ari)








