Keder Akan Dilaporkan ke Polisi, Perusak WIFI Corner Datangi Kominfo

0
147
MINTA MAAF : Pelaku perusakan wifi corner Dangin Carik bersama orang tua mendatangi Kominfo dan meminta maaf setelah diancam dilaporkan ke polisi

TABANAN – Para pelaku perusakan ‘Wifi Corner’ di lapangan Alit Saputra rupanya ketakutan karena aksi metreka dilaporkan ke polisi. Mereka akhirnya mendatangi kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tabanan, Selasa (22/12/2020). Ironisnya pelaku adalah siswa SMP dan satu  masih SD, kesemuanya dari Kecamatan Marga. Didampingi orang tua dan pihak kepolisian, enam pelaku pelaku meminta maaf dan mau bertanggung jawab atas aksi perusakan yang mereka lakukan, Jumat (18/12/2020) dini hari.
 
Enam remaja pelaku perusakan fasilitas publik datang sekitar pukul 11.00 WITA didampingi orang tua masing-masing. Mereka adalah AM, YK, APP, RTP dan MS yang masih duduk di jenjang SMP, dan satu orang pelaku AWN masih duduk di bangku SD. Tidak hanya pelaku, para orang tua juga ikut meminta maaf atas keteledoran mengawasi anak-anak mereka hingga melakukan aksi kenakalan remaja. Selain meminta maaf, untuk bisa memberikan efek jera, keenam pelaku juga diminta menandatangani surat pernyataan tidak akan melakukan aksi serupa dan bertanggung jawab akan perbuatannya dengan melakukan aksi sosial, seperti membersihkan di areal lokasi yang dirusak dan melakukan perbaikan.
 
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Tabanan, I Putu Dian mengatakan, meski telah datang untuk meminta maaf dan mau bertanggung jawab atas perbuatan yang mereka lakukan, namun yang terpenting kedepan, kejadian serupa tidak terulang lagi. Apalagi ini bukan pertama terjadi di lokasi yang sama. Paling tidak dengan kejadian ini, menjadi pembelajaran bagi semua orang, bahwa  Tabanan memiliki fasilitas layanan publik terbatas. Pemerintah daerah melalui OPD terkait sudah berusaha tahap demi setahap melengkapi, masyarakat khususnya para generasi muda paling tidak ikut membantu menjaga fasilitas publik yang sudah ada jangan dirusak.

“Jika dirusak, anggaran yang semestinya untuk menambah fasilitas publik lainnya akhirnya hanya untuk memperbaiki, sementara pemerintah daerah sendiri ingin terus melengkapi fasilitas publik yang bisa dimanfaatkan masyarakat,” ucapnya.
 
Dian Setiawan juga mengapresiasi jajaran kepolisian dan tokoh masyarakat yang telah ikut membantu Diskominfo dalam upaya menjaga keamanan fasilitas publik. Khususnya jajaran Polres Tabanan yang selalu sigap dalam tiap kasus yang terjadi. Selain itu, juga bisa memberikan penyadaran pada para pelaku untuk memahami tanggung jawab atas perbuatan mereka yang merugikan kepentingan publik.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak. Baik itu aparat penegak hukum, khususnya kepolisian resort Tabanan, para tokoh masyarakat dan OPD lain ikut menjaga keamanan fasilitas publik,,”pungkasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here