Bupati Eka Kunjungi Warga Lansia yang Sakit

0
62
Bupati Eka kunjungi lansia sakit di Kecamatan Selemadeg Timur

TABANAN – Di tengah kesibukannya sebagai seorang Kepala Daerah, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti, kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap warganya yang sakit. Kali ini, Bupati Eka menyempatkan diri membesuk beberapa warga yang sakit di Desa Bantas, Kecamatan Selemadeg Timur, Jumat (18/12/2020).

Bupati Eka terlebih dahulu mengunjungi Ni Made Werti (57), warga Br. Bantas Bale Agung, Desa Bantas Kecamatan Seltim, yang mengalami sakit gangguan saraf dan struk selama 10 Tahun. Pada kesempatan tersebut Bupati Eka memberikan bantuan berupa sembako, pampers dan dana pribadi berupa uang senilai Rp 3 juta, yang diserahkan langsung kepada I Ketut Natra, suami dari Ni Made Werti.

Kemudian, Bupati Eka mengunjungi kakak-beradik Ni Ketut Longker (80) dan Ni ketut Langkir (78) di Banjar Bunut Puhun, Desa Bantas, Kecamatan Seltim. Ni Ketut Longker menderita trauma, yakni takut melihat orang banyak dan Ni ketut Langkir mengalami sakit patah tulang sejak tiga bulan yang lalu. Kakak beradik yang diurus I Wayan Selawa yang masih mempunyai hubungan keluarga tersebut, diberi bantuan berupa sembako, dana pribadi berupa uang tunai senilai Rp 3 juta dan termasuk akan diberikan bantuan bangunan WC senilai Rp 10 juta, karena kakak beradik ini belum mempunyai bangunan WC.

Bupati Eka berharap kunjungannya ini mampu memberikan semangat bagi para penderita sakit agar selalu mampu berjuang demi kesembuhannya. Disamping itu Ia juga berharap bantuan ini mampu meringankan beban warganya yang sakit sekaligus pihak keluarga yang mengurusnya.Meskipun sesuai data di lapangan, warga yang sakit ini juga telah menerima bantuan dari Pemerintah, namun hal itu dikatakan Bupati Eka belumlah cukup.

“Mereka masih perlu uluran tangan kita, karena keluarga ini mengalami cobaan yang sangat berat disamping perekonomian yang kurang mencukupi,” ujarnya.

Untuk itu, Bupati Eka juga mengajak seluruh masyarakat Tabanan agar lebih peduli dengan sesamanya dan hanya menunggu bantuan pemerintah. Karena menurutnya, tanpa kerjasama dari semua pihak, pemeritah tidak akan bisa bekerja sendiri.

“Ayo kita sama-sama gotong-royong bantu mereka. Artinya membantu masyarakat itu, jangan menunggu pemerintah saja. Kalau kita punya ejeki lebih, ayo bantu,” pintanya.

Disamping itu, Bupati Eka juga meminta kepada seluruh masyarakat, khususnya masyarakat Tabanan agar selalu dengan disiplin mentaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah di masa pandemi ini. Membiasakan dan mewajibkan diri untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menerapkan 3M, yakni : memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan. Karena hal itu merupakan kunci agar virus Covid-19, khususnya di Tabanan dapat diminimalisir penyebarannya.(jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here