Jaga Stok Darah, PMI Optimalkan Kantong Donor dan PDDI Buleleng

0
84

Ketua PMI Buleleng Nyoman Sutjidra


BULELENG – Upaya menjaga ketersediaan atau stok darah tak hanya dilakukan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng melalui kegiatan donor darah. Dengan pendekatan humanis, PMI Buleleng juga merangkul para pendonor dari instansi/institusi yang rutin mengelar aksi donor darah dalam suatu wadah Perkumpulan Donor Darah Indonesia (PD2I).

“Para pendonor yang tergabung dalam PD2I ini kami rangkul sebagai Kantong Darah PMI Buleleng dalam menjaga stok darah untuk kemanusiaan,” tandas Wakil Bupati (Wabup) Buleleng Nyoman Sutjidra, Jumat (12/12/2020) usai menutup Musyawarah Kabupaten (Muskab) X PMI Kabupaten Buleleng di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng.

Nyoman Sutjidra yang kembali terpilih aklamasi sebagai Ketua PMI Kabupaten Buleleng periode 2020-2025 menjelaskan kantong donor ini merupakan instansi/institusi yang rutin dan selalu siap menyumbangkan darah bilamana terjadi kekurangan.

“Seperti Sekolah Polisi Negara (SPN), Yonif Raider 900/SWB, Dodiklatpur dan juga Secata A Rindam IX Udayana. Institusi TNI/Polri banyak melakukan donor darah, disamping kami juga mengugah instansi-instansi pemerintah lain termasuk BUMN untuk bisa berperan aktif melaksanakan kegiatan donor darah,” harap Sutjidra sembari menyebutkan secara umum, stok darah PMI Kabupaten Buleleng masih terpenuhi, terutama dalam mengantisipasi Pandemi Covid-19 dan peningkatan kasus Demam Berdarah.

Selain mengoptimalkan peran PD2I, kata Sutjidra, pemenuhan kebutuhan darah juga dilakukan PMI Buleleng dengan layanan Mobil Unit Donor Darah (MUD2).

“Pelayanan MUD2, tidak hanya untuk memudahkan warga masyarakat untuk mendonorkan darahnya, tapi juga sebagai bentuk apresiasi PMI terhadap adanya peningkatan rasa peduli serta kemanusiaan masyarakat di perdesaan untuk melakukan donor darah,” terangnya.

Kepedulian masyarakat berdonor, dibuktikan dengan banyaknya undangan dari desa dan organisasi sosial kemasyarakatan untuk mendapat layanan MUD2.

“Adanya kesadaran masyarakat untuk berdonor, serta pentingnya donor darah untuk kemanusiaan ini, tentu harus kami apresiasi. Termasuk donor plasma konvalesen dari penyintas Covid-19 yang sangat membantu tingkat penyembuhan Pasien Covid-19,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here