Bluebird Gandeng Pertamina Perkuat Komitmen Tinggalkan Bahan Bakar Tak Ramah Lingkungan

0
129
Penandatanganan nota kesepahaman kemitraan antara Pertamina dengan Bluebird Bali-Lombok.

BADUNG – Komitmen Bluebird Bali – Lombok berkontribusi untuk lingkungan tak perlu diragukan lagi. Setelah sebelumnya dibuktikan melalui Signing Blue dengan WWF, kali ini Bluebird Bali-Lombok menjalin kerja sama dengan PT Pertamina (Persero) – Bali terkait penggunaan bahan bakar minyak minimum RON 90 atau Pertalite.

“Kami bukan baru akan memulai melakukan itu karena sesungguhnya kami sudah dari tahun 2015 menggunakan Pertalite sehingga bisa dikatakan kerja sama yang kami jalin ini untuk memperkuat komitmen kami dalam menggunakan BBM minimum RON 90,” ungkap General Manager Area Bluebird Bali – Lombok dr. I Putu Gede Panca Wiadnyana di sela-sela penandatanganan nota kesepahaman kemitraan antara Pertamina dengan Bluebird Bali-Lombok, Kamis (10/12/2020).

Bukan cuma itu, komitmen tersebut juga terasa jadi lebih sempurna oleh kesiapan Bluebird Bali – Lombok dalam menyukseskan program cashless payment yang dilakukan atas sinergi antara Bluebird melalui aplikasi MyBluebird, BRI melalui aplikasi BRImo, Pertamina melalui aplikasi MyPertamina, serta LinkAja. “Ini semua berkat dukungan tim yang ada di Bali sejak bertahun-tahun silam. Kami pastikan sumber daya manusia kami sudah sangat siap untuk ini,” ungkapnya.

Hal itupun mendapat sambutan antusias dari Direktur Strategic Transformation Officer – Blue Bird Paul Soegianto. Bahkan, ia menyebut bahwa komitmen penggunaan BBM ramah lingkungan sejalan dengan program yang dimiliki Pertamina, yaitu Langit Biru. “Ini adalah tonggak bersejarah bagi Bluebird. Bluebird di Bali dan Lombok berkomitmen untuk menggunakan Pertalite dan meninggalkan BBM yang kurang ramah terhadap lingkungan,” sebutnya.

Pembayaran pembelian bahan bakar ramah lingkungan menggunakan aplikasi MyPertamina.

Berkaitan dengan program cashless, Paul juga mengaku sangat antusias. Bahkan, ia berencana memajukan program tersebut untuk diberlakukan secara nasional. “Kita akan menjadikan Blue Bird sebagai cashless society. Baik itu pembayaran oleh pengguna ataupun aktivitas transaksi pengemudi semuanya bisa dilakukan secara cashless,” katanya sembari menambahkan, program cashless bermanfaat dalam rangka transaksi contactless kaitannya dengan protokol kesehatan mencegah penyebaran Covid-19.

Sementara itu, kegiatan bertajuk “Mendukung Pariwisata Bali Melalui Sektor Transportasi dengan BBM Ramah Lingkungan, Cashless Payment, dan Protokol Kesehatan” tersebut juga dihadiri Sales Area Manager Retail Bali – PT Pertamina (Persero) Ferry Pasalini, Vice President – Kanwil BRI Denpasar Arie Wibowo, serta District Manager Bali – LinkAja Afrian Hindrawijaya. Dalam kegiatan yang dilaksanakan di SPBU Nomor 54.803.19 Simpang Kunti, Seminyak, diisi simulasi pelaksanaan program, baik itu kaitan dengan BBM ramah lingkungan, cashless payment, maupun protokol kesehatan.

Dalam simulasi tersebut, seorang pengemudi Bluebird datang ke SPBU untuk mengisi bahan bakar Pertalite. Ketika membayar menggunakan aplikasi MyPertamina yang sebelumnya sudah diisi saldo menggunakan aplikasi BRImo. Selain itu, juga dilakukan simulasi pemesanan Bluebird menggunakan aplikasi MyBluebird yang kemudian pembayaran jasa transportasinya menggunakan aplikasi LinkAja. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here