Dua Siswi Dijajakan di MiChat, Semalam Layani Tiga Pria Hidung Belang

0
570
DITANGKAP : M. Aldi (20), tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

DENPASAR – Dua siswi berinisial NMF (16) dan TIA (16) menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Kedua remaja itu dijajakan melayani pria hidung belang oleh pemuda pengangguran, M.Aldi (20) yang kini mendekam di tahanan Polresta Denpasar.

Kasus ini terbongkar setelah adanya laporan dari IKW yang merupakan ayah dari NMF. Kronologisnya berawal dari pada 4 Oktober 2020 sekira pukul 23.00 WITA, Aldi berkenalan dengan NMF via WhatsApp. Berselang dua hari, tersangka asal Banyuwangi, Jawa Timur itu kembali chatting mengajak jalan-jalan ke Bedugul bersama beberapa temannya dan korban mengiyakan sekaligus mengajak bareng TIA. “Mereka terlebih dahulu jalan-jalan di seputaran Kota Denpasar. Karena alasan tidak punya uang membeli bensin, Aldi mengurungkan niatnya ke Bedugul,”ujar Kasubbag Humas Polresta Denpasar Iptu I Ketut Sukadi, Sabtu (5/12/2020).

Setelah mengembalikan mobil, ketiganya mencari tempat penginapan untuk istirahat di sebuah hotel Jalan Tukad Badung, Renon. “Karena kepepet uang, ketiganya berunding hingga sepakat open booking out (BO). Aldi mendownload aplikasi kencan MiChat untuk mencari tamu,”ungkapnya.

Sekira pukul 01.00 WITA, NMF melayani pria hidung belang dengan tarif Rp 150 ribu. Berselang satu jam, datang lagi dua orang tamu dilayani oleh NMF dan TIA dengan bayaran sama. “Uang yang didapat dipakai membayar hotel Rp 150 ribu dan sisanya dipegang oleh Aldi,”bebernya.

Setelah chek-out, mereka pindah-pindah ke empat hotel berbeda untuk open BO. “Saat berada di sebuah hotel di Jalan Pulau Galang, Aldi memukul NMF. Pemicunya karena korban marah HP-nya digadaikan oleh tersanga,”ungkap Sukadi.

Awal Desember lalu, NMF dan TIA yang tinggal di kawasan Denpasar Barat kabur dari hotel dan sampai rumah memberitahukan kepada orang tuanya. Korban mengalami luka memar pada mata kanan, kepala benjol, rahang, kaki serta sakit pada vagina.

Sementara tersangka ditangkap di kosnya Jalan Raya Pemogan, Gg Mekar, Denpasar Selatan, Kamis (3/12/2020) sekira pukul 00.05 WITA dengan barang bukti dua buah handphone. “Tersangka melakukan tindak pidana untuk mendapatkan uang,”tandas Sukadi. (dum)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here