Tanah Bergerak, Atap Rumah Ambruk

0
217
AMBRUK: Atap rumah warga banjar batannyuh, Marga ambruk akibat tanah bergerak saat hujan lebat

TABANAN – Kasus tanah bergerak terjadi di Subak Apit Jaring, Banjar Batannyuh, Marga. Akibat tanah bergerak karena kondisi labil, rumah milik I Made Sudarta (40) roboh di bagian atap, Minggu (29/11/2020) dinihari saat hujan lebat. Beruntung tidak ada korban jiwa atau luka-luka,karena penghuni keluar sebelum atap roboh.

Informasi yang berhasilkdihimpun, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WITA. Sebelum kejadian. Sabtu (28/11) sekitar pukul 22.30 WITA, korban bersama istri, ibu, anak, saudara dan keponakannya berjumlah 9 (sembilan) orang tidur di kamar masing-masing saat cuaca hujan lebat.

Sekitar pukul 24.10 WITA, korban terbangun akibat suara gemuruh dari bawah lantai bangunan rumah (tanah ). Selanjutnya korban mendengar suara kayu patah dari atas atap rumah dan kemudian korban melihat tembok dan pondasi bangunan pada kamarnya mulai retak. Korban segera membangunkan istri, anak, ibu, saudara dan keponakannya yang sedang tidur keluar kamar menuju tempat aman.

Beberapa saat kemudian terdengar dentuman keras dari atap rumah dan tiba-tiba rangka atap roboh tanpa sisa. Akibat kejadian tersebut, tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Saksi menjelaskan, bangunan rumah miliknya tersebut sudah didiami sekitar tahun 2007 sampai sekarang. Posisi bangunan tersebut dibangun pada tanah miring sehingga dibuat senderan dan ditimbun dengan tanah.

“Diduga ada pergeseran tanah akibat hujan lebat, hingga menyebabkan tembok rumah retak dan bergeser dan menyebabkan atap bangunan roboh karena rangka atap lapuk. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp 25 Juta,” jelas Kasubbag Humas Polres Tabanan IPTU I Nyoman Subagia. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here