Buleleng Masuk Zone Kuning

0
43

BULELENG – Adanya trend melandai kasus konfirmasi atau positif terinfeksi Covid-19 di Kabupaten Buleleng kembali mengantarkan Status Zonasi Wilayah Terdampak Covid-19 Kabupaten Buleleng dari Zone Oranye ke Zone Kuning. Sesuai laporan harian Zonasi Covid-19 BPBD Provinsi Bali, Kamis (19/11/2020) Status Zonasi Kabupaten Buleleng kembali masuk Zonasi Kuning.

“Berdasarkan surat dari BNPB dan BPBD Provinsi Bali, Buleleng masuk kembali ke Zona Kuning atau daerah dengan status resiko rendah penyebaran Covid-19. Ini merupakan kabar baik, bahwa usaha yang dilakukan selama ini membuahkan hasil,” tandas Sekretaris Satuan Tugas Percepatan Penanganan (Satgas-PP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Kamis (19/11/2020) siang saat dikonfirmasi perkembangan penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Buleleng.

Meskipun masuk Zone Kuning, kata Suyasa yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng, seluruh masyarakat tidak boleh lengah.

“Harus tetap waspada terhadap adanya Covid-19. Pandemi ini belum benar-benar berakhir. Jadi, kita semua harus tetap disiplin dan waspada,” tegasnya.

Warga masyarakat, harus tetap taat dan disiplin menerapkan protokol kesehatan khususnya 3M yakni Memakai masker, Menjaga jarak dan Mencuci tangan pakai sabun. Sedangkan pemerintah, terus melakukan 3T yaitu Tracing, Test dan Treatment.

“Dengan masifnya 3M dan 3T, upaya memutus mata rantai penyebaran dan penanganan Covid-19 bisa dilakukan lebih maksimal.” tandas Suyasa sembari menyebutkan dengan kedisiplinan menerapkan Prokes plus 3M dan 3T, Kabupaten Buleleng dan Provinsi Bali optimis bisa masuk ke Zone Hijau sebagaimana diharapkan Gubernur Bali.

Sesuai laporan Tim Medis Satgas-PP Covid-19 Buleleng, kasus terkonfirmasi masih terjadi secara fluktuatif seiring dengan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh. Jumlah pasien yang dinyatakan sembuh, sebanyak 2 orang berasal dari Kecamatan Buleleng 1 orang dan Busungbiu 1 orang. Sementara kasus konfirmasi sebanyak 6 orang berasal dari Kecamatan Buleleng 3 orang, Seririt 1 orang, Tejakula 1 orang dan Gerokgak 1orang.

“Kasus konfirmasi ini merupakan hasil tracing dan test swab massal sesuai instruksi BNPB dan Satgas Covid-19 Provinsi Bali,” jelasnya.

Untuk kasus terkonfirmasi dalam perawatan atau isolasi sebanyak 26 orang, dengan rincian sebanyak 6 orang isolasi di RSUD, RS Bali Med 5 orang, RS Karya Dharma Usada 1 orang, RS Kerta Usada 1 orang, RS Tangguwisie 1 orang, Hotel Vasini 11 orang dan 2 orang isolasi mandiri.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here