Susul Suami, Anggota DPRD Klungkung Meninggal Dunia Saat Kunker di Bandung

0
205
Almarhun Ni Nyoman Martini (foto istimewa)

KLUNGKUNG- Anggota DPRD Klungkung, Ni Nyoman Martini (65) meninggal dunia saat melakukan kunjungan kerja (kunker) di Bandung, Sabtu (14/11/2020).

Ni Nyoman Martini politisi Partai Gerindra ini meninggal di kamar hotel, sesaat menjelang chek out. Politisi bersahaja asal Desa Besan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung ini diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Kepergian Martini seakan menyusul suaminya Nyoman Sukanada yang juga meninggal dunia akibat serangan jantung, saat masih aktif menjadi anggota DPRD Klungkung sekitar setahun yang lalu.

BACA JUGA:   Proyek Tambal Sulam Sering Rusak, Pjs Serinah Tinjau Rekontruksi Jalan Selat-Sidemen

Sekwan Klungkung I Wayan Sudiarta menjelaskan, Nyoman Martini sebelumnya tidak mengeluh sakit apapun. Bahkan ia tampak begitu sehat ketika mengikuti kunker.

“Sebelumnya almarhum (Martini) tidak ada mengeluh sakit. Bahkan Jumat malam (13/11/2020) sempat ngobrol dengan bapak wakil ketua (Tjok Agung),” ungkap Sudiarta.

Sebelum berangkat, Martini dan anggota dewan lainnya juga sudah sempat rapid test. Hasilnya pun non reaktif.

BACA JUGA:   Green Election, KPU Tanam Pohon Lontar di Museum Pustaka Lontar Penaban

“Rencananya hari ini jenasah mau diterbangkan ke Bali,” ungkap I Wayan Sudiarta, dihubungi Minggu (15/11//2020).

Informasi yang didapat, rencananya rombongan DPRD Klungkung tersebut akan kembali ke Bali, Sabtu (14/11/2020) siang. Anggota dewan sudah kumpul di lobi hotel sekitar pukul 10.00 wita. Tapi Ni Nyoman Martini tidak tampak diantara rombongan. Sempat dihubungi melalui pesan whats App, tapi tidak ada jawaban. Karena lama ditunggu, Martini juga belum muncul, yang bersangkutan juga dihubungi melalui ponselnya, tetap juga tidak ada yang mengangkat.

BACA JUGA:   Warga Terpapar Covid- 19 Sembuh, Masa Isolasi Warga Desa Abuan Berakhir

Akhirnya petugas hotel mengecek ke kamar hotel. Saat pintu kamar diketuk,sama sekali tidak ada jawaban. Petugas hotel pun sampai membuka paksa pintu kamar hotel yang ditempati Martini.

Martini didapati dalam keadaan tak sadarkan diri. Petugas hotel bersama beberapa anggota dewan melarikan Martini ke RSU Bhayangkara Sartika Asih Bandung. Berdasarkan pemeriksaan dokter, Martini dinyatakan sudah meninggal dunia. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here