Hari pertama Pelipatan , Ditemukan 68 Lembar Surat Surat Rusak

0
31
Petugas pelipat surat suara duduk di matras yang sudah disediakan

TABANAN – KPU Tabanan mulai, Jumat (13/11/2020) melakukan pelipatan surat suara. Sebanyak 41 dari rencana lima puluh ornag terlibat dalam proses pelipatan surat suara yang menerapkan protokol kesehatan dengan ketat tersebut. Pada hari pertama pelipatan, berhasil dilipat sebanyak 75.723 lebar dan 68 lembar ditemukan dalam keadaan rusak dari total 75.791 lembar yang sudah dibuka.

“Ada 68 surat suara yang ditemukan rusak saat pelipatan tadi,” ungkap Komisioner KPU Tabanan bidang Teknis Ni Luh Made Sunadi di sela-sela pelipatan surat suara.

Dikatakan surat suara yang rusak tersebut dikumpulkan sampai hari terakhir pelipatan. Sehingga akan diketahui berapa surat suara yang rusak. Surat yang rusak tersebut akan dilaporkan ke percetakan untuk diganti. Sementara surat suara yang rusak akan dimusnahkan melibatkan Bawaslu dan kepolisian. Hal itu dilakukan untuk mencegah penyalahgunaan di lapangan.

“Hari petani ini sudah terlipat suara sebanyak 75.723 lembar diluar yang rusak,”ucapnya.

Proses pelipatan surat suara menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Sunadi mengatakan, dalam pelipatan surat suara ini, pihaknya menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Petugas yang melipat terlebih dahulu mendaftar. Mereka akan terus bertugas sampai selesai. Mereka tidak boleh diganti orang lain untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

“Misalnya, kalau nanti yang bersangkutan tidak bisa, digantikan anak atau istri, itu tidak boleh. Harus yang bersangkutan,” tegas Sunadi.

Sementara dalam proses pelipatan, protokol kesehatan menjadi perhataian utama. Petugas datang pukul 07.30WITA melakukan registrasi termasuk penerapan protokol kesehatan termasuk wajib menggunakan masker. Pihak KPU juga menyiapkan masker kalau ada yang lupa bawa atau masker  basah. Kemudian mereka langsung duduk di matras yang sudah disipkan staf KPU dengan jarak yang sudah ditentukan. Pukul 08.00 WITA baru boleh bekerja dengan surat suara sudah disiapkan di masing-masing matras. Petugas bekerja sampai pukul 16.30 WITA dan dilanjutkan dengan pengumpulan surat suara yang sudah dilipat.

“Mereka tidak boleh mondar mandir. Mereka boleh keluar saat jam istirahat siang atau ke kamar kecil. Pukul 17.00 WITA pelipatan selesai dilanjutkan hari berikutnya,” tandasnya.

Ditambahkan, untuk kekurangan dua bok surat suara sehari sebelumnya, sudah diterima KKPU Tabanan dari percetakan di Denpasar. Dengan demikian genap 188 Bok surat suara.

“Saya barusan mengambil langsung ke percetakan,” ungkap Luh Sunadi.

Sementara pantauan di lokasi, petugas pelitpat nampak cekatan. Mereka hanya melihat dua kali  dan sudah selesai. Banyak diantara mereka yang mampu melipat sampai satu kotak yang berisi 2000 lembar dan ada yang diangka 1200 lembar lebih. Mereka mengaku mendapatkan upah sebesar Rp 70 per lembar. Setiap 20 lembar yang sudah dilipat diikat dengan karet, untuk memudahkan menghitung. (jon)   

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here