Tingkatkan Layanan, RSUD Buleleng Bangun Ruang Isolasi

0
32
RUANG ISOLASI : Sekda Buleleng Gede Suyasa bersama Dirut RSUD Buleleng Arya Nugraha, diskusikan ruang isolasi di RSUD Buleleng

BULELENG – Pandemi Covid-19, tak hanya memaksa warga masyarakat maupun tenaga kesehatan termasuk RS untuk ‘melek’ terhadap prosedur kesehatan (prokes) sebagai upaya wajib dilaksanakan agar tidak terinfeksi virus maupun bakteri. Pandemi Covid-19 juga memaksa RS termasuk RSUD Buleleng untuk meningkatkan kualitas pelayanan dengan melengkapi sarana prasarana kesehatan berupa Ruang Isolasi.

“Keberadaan Ruang Isolasi baik yang bertekanan negatif maupun positif ini sangat diperlukan untuk pengendalian penyebaran dan penanganan penyakit menular agar tidak mewabah atau menjadi Pandemi akibat terinfeksi virus, seperti SARS, MERS Covid-19 termasuk HIV/AIDS,” tandas Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Rabu (11/11/2020).

Sekda Suyasa bahkan mendorong Dirut RSUD Kabupaten Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha agar merencanakan pengadaan Ruang Isolasi baik yang bertekanan negatif maupun positif.

“Sehingga penanganan pasien terinfeksi virus yang penyebarannya melalui udara dapat dilakukan lebih maksimal pada ruang isolasi bertekanan udara negatif, demikian juga penanganan pasien yang rentan terinfeksi pada ruang isolasi bertekanan udara positif,” tandasnya.

Direktur RSUD Buleleng Putu Arya Nugraha menyatakan, keberadaan ruang isolasi dengan tekanan udara negatif sangat dibutuhkan. WHO atau Badan Kesehatan Dunia merekomendasikan penggunaan ‘exhaust fan’ yang berfungsi untuk menimbulkan ruangan bertekanan udara negatif. “Hal tersebut sudah menjadi rekomendasi dari WHO, minimal menggunakan exhaust fan,” tandasnya.

Pengadaan alat dengan anggaran Rp 1,5 Milyar ini tidak hanya untuk penanganan pasien, tapi juga mencegah penularan penyakit terhadap tenaga kesehatan dan dapat dimanfaatkan seebagai media pelatihan penanganan penyakit infeksi menular.”Tidak hanya pelayanan namun juga modul-modul pelatihan kepada rumah sakit lain bisa kita jual dengan sertifikasi,” katanya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here