Bawaslu Awasi Ketat, Surat Suara Pilkada Tabanan Mulai Dicetak

0
45
CEK : KPU dan Bawaslu mengecek sampel surat suara sebelum dicetak

TABANAN – Setelah kedua paslon menyepakati draft surat suara, KPU Tabanan mulai mencetak surat suara yang dilakukan percetakan yang memenangkan tender yang ditunjuk pusat. Pencetakan surat suara ini mendapat pengawasan ketat Bawaslu Tabanan, agar tidak terjadi pelanggaran. Bahkan Bawaslu bersama KPU mengecek terlebih dahulu sampel surat suara sebelum dicetak semuanya.

Anggota Bawaslu Tabanan I Ketut Narta ketika dikonfirmasi mengatakan, pihaknya melakukan pengawasan dengan ketat mulai dari proses pencetakan sampai pada pendistribusian suara suara hingga sampai ke TPS.

“Saya bersama anggota KPU langsung mengecek surat suara yang akan dicetak percetakan yang ditunjuk,” ungkap Narta, Minggu (08/11/2020).

Pengawasan dilakukan, karena pihaknya ingin proses pencetakan surat suara berjalan sesuai aturan yang ada dan kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya. Terkait pencetakan surat suara ini kata Narta, Bawaslu mengingatkan agar dalam proses pencetakan surat suara maupun logistik Pilkada lainnya jumlahnya tepat, tepat jenis, tepat sasaran, tepat waktu, tepat kualitas dan efisien dalam proses pengadaan maupun sampai pendistribusian.

“Enam hal tersebut harus diperhatikan KPU, sehingga nantinya tidak ada persoalan terkait logistik terutama saat pencoblosan,” tandasnya.

Ditambahkan, pihaknya mengingatkan seluruh penyelenggara Pilkada terutama KPU sampai di KPPS agar pelaksanaan Pilkada berjalan sesuai aturan yang ada.

“Tugas kami di Bawaslu untuk mengingatkan sebagai upaya mencegah terjadinya pelanggaran,” tegas mantan komisioner KPU Tabanan ini.

Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda Subawa dikonfirmasi terpisah mengatakan, pihaknya mema ng harus mengecek terlebih dahulu sampel surat suara sebelum dicetak semuanya. Hal ini dilakukan untuk memastikan surat suara yang dicetak sesuai dengan yang sudah disepakati kedua Paslon. “Memang harus dicek dengan teliti sebelum dicetak agar tidak ada kesalahan,” tandasnya.

Dikatakan, pencetakan mungkin membutuhkan waktu lama ditambah pelipatan dan mengepakkan surat suara. “Paling tidak butuh tiga atau empat hari, baru bisa dikirim ke Tabanan,” sebutnya

Seperti diketahui, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) yang telah ditetapkan KPU Tabanan untuk Pilkada  serentak 9 November sebanyak 362.813 pemilih ditambah 2,5 persen cadangan. Dari jumlah tersebut terdiri dari 178.411 pemilih pria dan 184.402 pemilih perempuan di 1130 TPS yang tersebar di 133 desa yang ada di Tabanan. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here