Kejari Buleleng Musnahkan 44 BB Perkara Inkrach

0
43

Pemusnahan barang buktti perkara yang sudah ada putusan tetap

BULELENG – Pemusnahan barang bukti (BB) perkara dilakukan Kejakasaan Negeri (Kejari) Buleleng. Selain BB perkara tindak pidana umum berupa senjata tajam dan alat atau sa yarana perjudian, Kejari Buleleng juga memusnahkan 50,21 gram (bruto) atau 41,20 gram netto sabu-sabu dan 1,40 gram netto pil warna biru terkait perkara tindak pidana narkotika dan obat terlarang (narkoba).

“Pemusnahan barang bukti tersebut merupakan bagian dari tugas dan fungsi kejaksaan,”tandas Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Buleleng I Putu Gede Astawa, Kamis (5/11/2020) usai pemusnahan barang bukti di Halaman Kantor Kejari Buleleng.


Barang bukti yang dimusnahkan, kata mantan Asisten Intelijen (Asintel) Kejati Maluku Utara ini merupakan barang bukti (BB) dari 44 perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah selama kurun waktu Bulan Agustus 2020 sampai dengan Bulan Oktober 2020.

“Barang bukti perkara yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah, terdiri dari 30 perkara tindak pidana narkotika dan 14 perkara tindak pidana umum,” tandas Astawa sembari merinci, BB narkoba yang dimusnahkan berupa 50,21 gram (bruto) atau 41,20 gram netto sabu-sabu berikut alat isap (bong) dan 1,40 gram netto pil warna biru.

Sementara barang bukti atau barang rampasan perkara tindak pidana umum yang dimusnahkan berupa kartu domino, handphone, senjata tajam dan alat/sarana perjudian.

“Pemusnahan barang bukti dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, secara terbuka dihadapan pejabat dari instansi terkait. Jadi, benar-benar dilaksanakan pemusnahan barang bukti atau barang rampasan, perkara yang sudah diputus pengadilan dan telah memiliki kekuatan hukum tetap atau inkrah,” tandas Kajari Astawa.

Ditambahkan, pemusnahan barang bukti di laksanakan Kejari Buleleng rutin setiap triwulan sekali. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here