Demi Warga Miskin, Bupati Suwirta Rela Merogoh Uang Operasional

0
110
Bupati Suwirta saat mengunjungi salah satu keluarga miskin

KLUNGKUNG- Masalah kemiskinan tetap menjadi focus perhatian Pemkab Klungkung. Bahkan Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta sampai merogoh uang operasionalnya untuk membantu warga miskin.
 
Bupati I Nyoman Suwirta beberapa kali harus mengeluarkan uang operasionalnya untuk penanganan warga miskin. Penanganan itu diantaranya dalam bentuk membantu bedah rumah untuk warga miskin seperti dilakukannya terhadap salah seorang warga miskin di Kelurahan Semarapura Tengah, Ni Nengah Murtini (61). Suwirta rela mengeluarkan uang operasional mencapai Rp 20 juta untuk bedah rumah Ni Nengah Murtini. Pembangunan rumah itu dilakukan secara gotong royong melibatkan anggota TNI bersama warga. Keluarga Murtini tidak saja dibantu rumah juga tempat tidur dan perlengkapan lainnya.
 
“Waktu saya mengadakan bedah kelurahan, saya melihat kondisi rumah warga tidak layak huni. Tapi tidak memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan pemerintah. Makanya saya ambil uang operasional saya untuk membantu warga tersebut,” tandas Bupati I Nyoman Suwirta, Rabu (4/11/2020). 

 Hal serupa dilakukannya di Kelurahan Semarapura Kauh, Suwirta membantu pengadaan alat tidur penderita orang dengan gangguan jiwa. Bantuan ini juga uangnya diambilkan dari uang operasional bupati. Suwirta melihat bedah desa dan bedah kelurahan cukup efektif bagi dirinya melihat dari dekat kondisi warga miskin di Kabupaten Klungkung.

“Dengan program bedah desa dan bedah rumah, saya makin tahu kondisi riil warga, tahu permasalahan di desa dan potensi yang dimiliki desa maupun kelurahan,” imbuhnya.
 
Yang membuat Bupati Suwirta merasa terenyuh ketika dirinya mengadakan bedah Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan, dirinya sempat mengunjungi salah seorang warga miskin di Dusun Sarimerta, dimana keluarga itu punya anak semata wayang menderita jantung bocor.

Ketika itu Suwirta ditodong oleh si anak membelikan sepeda agar bisa dipakai untuk sekolah. “Ketika itu saya katakan, nanti setelah menjalani operasi dan mau sekolah, saya belikan sepeda. Tadi sudah saya serahkan sepedanya, karena anak itu sudah menjalani operasi,” ungkap bupati yang dikenal rajin turun ke masyarakat dan penuh inovasi ini.

Tidak saja dibantu sepeda, anak tersebut juga dibantu biaya pengobatan setiap bulan di RSUP Sanglah. “Meskipun ini jabatan kedua, saya tetap semangat, tidak ada istilah kendor untuk urusan turun ke masyarakat,” ujar bupati asal Ceningan, Nusa Penida ini.
 
Kepala Dusun Sarimerta, Desa Negari, Wayan Pasek dikonfirmasi menyampaikan, salah seorang warganya yang menerima bantuan sepeda dari Bupati Nyoman Suwirta yakni Gusti Ayu Selamet Aprianti (14). Kata Wayan Pasek, Gusti Ayu Selamet Aprianti merupakan anak tunggal dari pasangan suami istri Gusti Ngurah Arnawa (48) dan Gusti Biang Mangku (45), menderita jantung bocor sejak lahir.

“Saat pak bupati bedah desa, beliau sempat mengunjungi keluarga Gusti Ngurah Arnawa. Saat itulah Gusti Ayu Selamet Aprianti minta dibantu sepeda ke bupati, dipakai ke sekolah,” ungkap Wayan Pasek. Terlebih saat ini Gusti Ayu Selamet Aprianti sekolah di SMPN 1 Banjarangkan, dimana jarak rumah dan sekolah cukup jauh. Sementara orang tuanya tidak memiliki motor dan selama ini mengantar Gusti Ayu Selamet Aprianti dengan menumpang angkutan umum.

“Sebab, Gusti Ayu Aprianti sering kambuh penyakitnya. Kalau sudah kambuh biasanya langsung sesak nafas, sehingga harus antar jemput. Tapi sejak operasi mulai jarang kambuh,” imbuh Wayan Pasek. (yan/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here