Warga Nusa Penida Berbekal Kain Poleng Bertuah Saat Aksi Damai

0
326
Warga Nusa Penida menuju Monumen Puputan Klungkung lengkap menggunakan kain poleng bertuah

KLUNGKUNG- Warga Nusa Penida yang ikut aksi damai di depan Monumen Puputan Klungkung,Selasa (3/11/2020) hampir semuanya menggunakan sobekan kain poleng.

Ternyata ‘bekal’ kain poleng itu diyakini bertuah, karena kain itu sebelumnya sudah dimohonkan kekuatan niskala di Pura Ped. Kain poleng juga menjadi identitas warga Nusa Penida.

BACA JUGA:   Pemanfaatan Pasar Banyuasri Tunggu Petunjuk BPKP

“Dapat satu-satu (kain poleng). Agar aksi ini berjalan aman, tujuannya dapat tercapai. Kain poleng itu nunas (memohon) di Pura Ped melalui proses upacara,” ungkap salah seorang warga Nusa Penida Wayan Rijasa

Hal serupa juga disampaikan I Made Nusa asal Desa Klumpu, kain poleng ini sebagai bentuk pengawal secara niskala apa yang menjadi aspirasi warga Nusa Penida, menyikapi pidato salah seorang anggota DPD RI Arya Wedakarna (AWK) yang diunggah di media sosial, telah membuat warga Nusa Penida tersinggung.

BACA JUGA:   Sikapi Desakan 19 Tukir SPK Banyuasri, Ini Penjelasan Kadishub Buleleng

“Kain poleng itu nunas di Pura Ped. Kainnya diyakini memiliki kekuatan niskala,” ujarnya.

Massa berjumlah sekitar 300 orang lebih ini berjalan kaki dari Lapangan Puputan Klungkung diirngi baleganjur, menuju Monumen Puputan diterima oleh Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta, Kapolres AKBP Bima Aria Viyasa serta Dandim Letkol Czi Joni Simbolon. (yan)

BACA JUGA:   Badung Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here