Lagi, Satu Pasien Positif Meninggal, Nihil Kasus Baru

0
129

I Putu Dian Setiawan

TABANAN – Kasus kematian pasien terkonfirmasi positif Covid-19 kembali terjadi di Tabanan. Seorang pasien berusia 74 tahun asal Desa Sudimara yang selama ini dirawat di BRSU Tabanan sekitar 17 hari dinyatakan meninggal, Senin (02/11/2020). Selain itu, ada delapan pasien dinyatakan sembuh dan nihil kasus baru.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Tabanan I Putu Dian Setiawan ketika dikonfirmasi membenarkan ada satu pasien terkonfirmasi positif meninggal dunia. Pasien tersebut seorang pria berusia 74 tahun asal Desa Sudimara, Tabanan. Yang bersangkutan masuk rumah sakit Tabanan 15 Oktober lalu dengan penyakit penyerta gagal ginjal kronis atau komorbid dan sedang menjalani cuci darah.

“Pasien ini terkonfirmasi positif dan sudah dirawat di BRSU Tabanan dan merupakan pasien dengan penyakit penyerta gagal ginjal kronis serta menjalani cuci darah,” jelas Kadi Kominfo Tabanan Tabanan ini, Senin (2/11/2020) searya menyebutkan dengan penambahan satu kasus meninggal ini, jumlah pasien terkonfirmasi positif yang meninggal di Tabanan menjadi 35 orang.

Terlepas dari adanya pasien yang meninggal, juga ada kabar gembira di Tabanan. Sebanyak delapan pasien yang selama ini menjalani isolasi di hotel POP karena pasien termasuk orang tanpa gejala.  Mereka yang dinyatakan sembuh sudah selesai menjalani isolasi berasal dari Dauh Peken, Banjar Anyar, Bantiran dua orang, Nyambu, Batungsel, Perean dan Lalanglinggah.

“Selain ada delapan yang dinyatakan sembuh, juga tidak ada tambahan kasus baru,” sebut mantan Kabag Humas Setda Tabanan ini.

Dengan adanya tambahan delapan pasien dinyatakan sembuh, maka jumlah pasien yang sembuh sebanyak 738 orang dari total 819 kasus. Saat ini masih ada sebanyak 46 pasien yang dirawat atau menjalani isolasi.

“Semakin banyaknya pasien yang sembuh dan kasus mulai melandai, jangan sampai membuat kita semua kendor dalam menerapkan protokol kesehatan. Tetap disiplin menerapkan tiga M, memakai masker, mencuci tangan seusai beraktivitas dan menjaga jarak dengan menjauhi kerumunan,” himbaunya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here