Diduga Cabuli ABG, Sepuluh Oknum Pemuda Diproses Hukum

0
131

Kapolres beber kasus dugaan pencabulan anak dibawah umur


BULELENG – Lantaran diduga mencabuli anak dibawah umur (ABG) berusia 12 tahun beralamat di sebuah desa di Kecamatan Buleleng, sebanyak 10 pemuda terpaksa diamankan untuk menjalani proses hukum. Dengan bukti permulaan cukup, 10 oknum pemuda masing-masing berinisial Rudi, Berit, Acet, Wawan, Pakar, Dika, Arta, Juli, Tisnu dan Ersa sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Berdasarkan bukti permulaan cukup, penyelidikan kasus ini ditingkatkan ke penyidikan dan sepuluh terduga pelaku ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencabulan anak dibawah umur,” tandas Kapolres Buleleng AKBP I Made Sinar Subawa, Jumat (30/10/2020) saat menggeber kasus ini di Mapolres Buleleng.

Dari 10 tersangka, kata mantan Kapolres Tabanan ini, tidak semuanya dikenakan tidakan penahanan. Tindakan penahanan hanya dilakukan terhadap 3 tersangka yakni Rudi, Berit dan Wawan karena sudah cukup umur untuk menjalani proses hukum.

“Sementara yang lain, tetap menjalani proses hukum namun tidak dilakukan tindakan penahanan karena masih dibawah umur,” tandas Kapolres Subawa.

Ditegaskan, proses hukum dilakukan berdasarkan laporan orang tua korban terkait dugaan persetubuhan yang dialami korban pada Minggu (11/10/2020) hingga Senin (12/10/2020) di dua tempat yang berbeda. Adanya persetubuhan anak dibawah umur, juga diperkuat hasil visum et repertum korban dan hasil penyidikan Unit PPA Satreskrim.

Perbuatan yang dilakukan, ke-10 oknum pemuda yang diduga telah melakukan persetubuhan terhadap kotban di tempat yang berbeda di Lingkungan Penarungan Kelurahan Penarukan dan Banjar Dinas Pendem Desa Alas Sangker Kecamatan Buleleng,.

Mereka dipersangkakan telah melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

“Sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 81 Undang-undang Republik Indonesia No 35 tahun 2014 tentang Perlindungan anak, dengan ancaman hukumannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara,” tandas Kapolres Subawa dibenarkan Kasatreskrim AKP Viky Tri Haryanto. Ditambahkan Viky, tindakan penahanan terhadap Rudi, Berit dan Wawan dilakukan sejak 27 Oktober 2020.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here