Polres Buleleng Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

0
87

Wakapolres Buleleng kasus Curanmor


BULELENG – Polres Buleleng bekuk tiga pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) masing-masing berinisial IGAKN alias De Arya (44) beralamat Jalan Gajah Mada No. 45 Singaraja, PBA alias Budi (31) beralamat Jalan Setiabudi Kelurahan Banyuning Kecamatan Buleleng dan KS (27) beralamat Banjar Dinas Tengah Desa Kedis Kecamatan Busungbiu. Tiga terduga pelaku curanmor pada dua lokasi berbeda ini, dibekuk secara terpisah oleh Tim Opsnal Polres Buleleng dan Tim Opsnal Polsek Busungbiu.

“Kami ungkap dua kasus curanmor di dua lokasi berbeda,” ungkap Wakapolres Buleleng Kompol Loduwyk Tapilaha, Rabu (28/10/2020) siang saat menggeber pengungkapan dua kasus curanmor di Mapolres Buleleng.

Wakapolres Lodwik yang didampingi Kasatreskrim Polres Buleleng AKP Vicky Tri Haryanto dan Kapolsek Busungbiu, AKP I Gede Budiarta memaparkan, dua terduga pelaku curanmor yakni De Arya (44) dan Budi (31) dibekuk Tim Opsnal Satreskrim Polres Buleleng, Rabu (21/10/2020).

“Selain kedua terduga pelaku, Tim Opsnal juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor Nopol DK 6356 UAM milik korban, Luh Sri Malini (43) beralamat Jalan Hasanudin, Kelurahan Kampung Kajanan Kecamatan Buleleng,” jelasnya.

Dari introgasi yang dilakukan, kedua pelaku mengakui perbuatannya, mengambil spm milik korban yang diparkir pada sebuah rumah di Jalan Gajah Mada Gang VII/6 Singaraja pada hari Kamis (15/10/2020) pukul 02.00 Wita.

Sementara terduga pelaku curanmor berinisial KS (27), dibekuk Tim Opsnal Polsek Busungbiu, pada hari Jumat (23/10/2020) disebuah rumah kost di Jalan Pulau Galang Denpasar.

“Selain terduga pelaku yang telah ditetapkan sebagai tersangka, tim opsnal juga mengamankan 1 unit spm nopol DK 2901 QS, dua tabung elpiji 3 kg, 1 buah selimut dan 1 kg gula pasir milik korban Ketut Astika beralamat di Banjar Dinas Kelod Desa Kedis Kecamatan Busungbiu sebagai barang bukti,” tandasnya. Dari hasil introgasi, tersangka KS mengakui mengambil spm, gula pasir dan selimut korban, pada hari Rabu (14/10/2020) sekitar pukul 02.30 Wita, dengan cara melompat pagar dan membobol jendela rumah milik korban.

Atas perbuatannya, De Arya yang berstatus ASN Pemkab Buleleng, Budi dan KS telah ditetapkan sebagai tersangka, dalam kasus dugaan pencurian dengan pemberatan (curat) sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP ayat (1) dengan ancaman pidana berupa penjara paling lama 7 tahun.

“Terhadap ketiga tersangka sudah dilakukan tindakan penahanan, dan barang bukti antara lain berupa spm nopol DK 6356 UAM dan DK 2901 QS juga telah disita untuk keperluan proses hukum lebih lanjut,” tandas Loduwyk seraya menyebutkan dua kasus curanmor masih dikembangkan Satreskrim Polres Buleleng dan Unit Reskrim Polsek Busungbiu. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here