Seluruh OPD Pemprov Lakukan Test Swab

0
36
I Made Rentin

DENPASAR – Berbagai upaya dilakukan Pemprov Bali guna memutus rantai penularan Corona Virus Disease (Covid-19) Seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Pemprov Bali dilakukan pengambilan Swab dan pemeriksaan Reverse Transcription – Polymerase Chain Reaction (RT-PCR). Pengambilan Swab dan pemeriksaan melaluiRT-PCR ini merupakan standar pemeriksaan yang sudah ditetapkan oleh WHO dan hasilnya lebih akurat.

Test Swab dan pemeriksaan RT-PCR ini dilakukan di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sejak 23 Oktober sampai 4 Nopember dan diawali dari lingkungan Rumah Sakit Bali Mandara (RSBM). Hal ini disampaikan Sekretaris Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Pemprov Bali, Made Rentin , Minggu (25/10/2020).

Menurutnya pengambilan Swab dan pemeriksaan RT-PCR ini dilaksanakan setelah adanya tambahan bantuan peralatan Polymerase Chain Reaction (PCR) sebanyak 7 unit alat PCR untuk memeriksa sampel swab yang diberikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Bantuan 7 alat PCR dari BNPB pusat ini memiliki kemampuan bisa melakukan pemeriksaan sebanyak 2.500 sampel per hari, “ujarnya.

Made Rentin mengatakan, pengambilan Swab dan RT-PCR terhadap ASN dan non ASN di lingkungan Pemprov Bali tujuannya untuk menghindari terjadi klaster perkantoran. Sebab keberadaan ASN sebagai pelayan masyarakat yang selalu bersentuhan dengan masyarakat dan jangan sampai terjadi penularan Covid dalam pelayanan. Sebab, masyarakat yang dilayani juga tidak diketahui apakah ada orang tanpa gejala (OTG) atau tidak, sehingga tetap harus diwaspadai dan demikian sebaliknya ASN yang memberikan pelayanan. Dengan pengambilan Swab dan RT-PCR ini nantinya bisa dilakukan tracing dan testing yang cepat dan tepat.

Setelah semua ASN dan non ASN di lingkungan Pemprov Bali selesai, pengambilan Swab dan pemeriksaan RT- PCR juga akan dilanjutkan pada instansi atau lembaga yang beresiko tinggi terhadap penularan Covid-19 saat memberikan pelayanan seperti TNI-Polri dan juga awak media yang memiliki mobilitas tinggi dan sangat beresiko. “Termasuk temen-temen media yang mobilitas tinggi juga kami akan usulkan untuk mendapatkan pemeriksaan RT-PCR, tim Satgas Penanganan Covid-19 Pemprov Bali akan terus menjemput bola melakukan tracing , sehingga bisa mempercepat memutus rantai penularan Covid-19,” ujarnya.

Made Rentin menambahkan, dari sembilan kabupaten kota yang ada di Bali, sejumlah Rumah Sakit sudah memiliki alat PCR dan adanya tambahan bantuan dari BNPB akan diberikan tambah lagi. BNPB memberikan bantuan alat PCR kepada RS. Mangusada Badung. Dengan bantuan ini akan mempercepat melakukan pemeriksaan dan hasil yang lebih cepat dikerahui. Kemudian RS. Tabanan mendapat tambah satu alat PCR dan RSBM juga mendapat tambah 1 alat PCR lagi demikin juga Lab Warmadewa dan RS Wangaya juga mendapatkan bantuan alat PCR.

Sementara Kabupaten Buleleng, Klungkung, Karangasem dan Gianyar sedang persiapan ruangan. Hal itu dikarenakan pemasangan alat PCR ini diperlukan conecsitas dengan ruang yang suhunya harus dibawah 0 derajat. (arn)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here