Bawaslu Siap Bubarkan Kampanye Langgar Prokes Covid-19

0
93

Rapat Pokja Covid-19 terkait pelaksanaan kampanye Paslon.

TABANAN – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Tabanan Melaksanakan Rapat Koordinasi dengan Kelompok Kerja (Pokja) Covid-19 di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Tabanan, Senin (19/10/2020).

Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada, SE menjelaskan tugas dan dan kewenangan Pokja Copid-19 dalam rapat koordinasi yang dihadiri oleh Komandan Kodim (Dandim) 1619/Tabanan ( Letnan Kolonel Inf Toni Sri Hartanto, Wakapolres Tabanan ( Kompol I Made Krisnha.M.SH., Ketua KPU Tabanan ( I Gede Putu Weda Subawa), Angota Bawaslu Tabanan, I Ketut Narta dan I Gede Putu Suarnata, Asisten II, Anak Agung Gede Dalem Tresna Ngurah , Satpol-PP dan Satgas Covid-19 Tabanan.

“Pada masa pandemi Covid-19 ini penerapan protokol kesehatan juga meruapakan bagian fokus pengawasan Bawaslu Tabanan,” katanya.

Made Rumada menjelaskan, subjek pencegahan itu adalah setiap orang, kelompok, organisasi yang terlibat dalam kampanye.

“Apabila terjadi pelangaran, Bawaslu Tabanan tidak serta merta langsung membubarkan, tetapi akan melakukan pencegahan, memberikan surat peringatan tertulis kepada pelaksana kegiatan disaat melakukan kampanye. Bawaslu akan memberikan rekomendasi kepada pihak kepolisian, polisi pamong praja serta Satgas Penanganan Covid-19,” imbuh Rumada.

Dandim Tabanan, Wakapolres Tabanan, dan Anak Agung Ngurah dalem menyampaikan harapan yang sama, masa pandemi Covid-19 semoga Tabanan bisa berada di zona hijau. Kita sebagai Abdi Masyarakat bisa memberi contoh pada masyarakat luas terkait dengan Protokol Kesehatan Covid-19.

Ketua KPU Tabanan I Gede Putu Weda mengungkapkan, sudah melakukan sosialisasi dan melakukan rapat bersama dengan Bawaslu Tabanan, LO Paslon 1 (Jaya-Wira) dan LO Paslon 2 (Panji-Budi) kegiatan Kampanye oleh Parpol, Gabungan parpol, pasangan Calon, dan Tim Kampanye tetap Menerapkan Protokol Kesehatan.

Kordiv Pengawasan Bawaslu Kabupaten Tabanan, I Ketut Narta menyampaikan, Pengawasan Kampanye disampaikan ke jajaran ditingkat desa dan kecamatan lebiha banyak melakukan koordinasi dan pencegahan.

” Upaya pencegahan sudah sangat maksimal dilakukan oleh Bawaslu dan jajarannya, jika masih ada yang mengabaikan/ memengkung perlu backup dari Polri dan TNI,” terangnya.

Wakapolres Tabanan, Kompol I Made Krisnha.M.SH. menegaskan, jajaran Polri sudah turun langsung dilapangan setiap kegiatan kampanye. Dan jika ada perserta dalam melaksanakan kampanye mengabaikan, sebelumnya sudah dilakukan pencegahan dan peraturan yang berlaku oleh Bawaslu, sehingga jalan terakhir untuk membubarkan bersama-sama,” tegasnya.(jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here