Bupati Buleleng Minta Gerakan Pramuka Lebih Adaptif

0
122

Bupati Agus Suradnyana membuka Muscab Pramuka Buleleng.


BULELENG – Momentum pembukaan Musyawarah Cabang (Muscab) Gerakan Pramuka Buleleng Tahun 2020 tidak hanya dimanfaatkan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana untuk mengajak seluruh jajaran Kwartir Cabang (Kwartir) Cabang Buleleng membumikan kepramukaan. Selaku Majelis Pembimbing Gerakan Pramuka Bupati Suradnyana juga mendorong sekaligus meminta agar program kerja yang dihasilkan serta kepengurusan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka masa bhakti berikutnya agar lebih adaptif.

“Karena saat ini, perkembangan dunia berjalan begitu cepat sehingga kita harus lebih menyesuaikan diri. Khususnya dalam setiap kegiatan Gerakan Pramuka,” tandas Bupati Suradnyana, Sabtu (17/10/2020) saat membuka (Muscab) Gerakan Pramuka Buleleng tahun 2020 di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng.


Bupati Suradnyana menegaskan, jika ingin lebih kreatif dan inovatif kegiatan pramuka harus menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang pasti berubah setiap tahunnya. Karena, ada hal yang baru bisa dikerjakan utamanya oleh Gerakan Pramuka.

“Apalagi pada era sekarang ini, banyak arus informasi yang beredar, semua berubah begitu cepat. Sehingga penyesuaian diri tersebut harus dilakukan oleh insan-insan Pramuka Buleleng dan Gerakan Pramuka tidak boleh kalah cepat dengan perkembangan zaman yang ada,” tegasnya.

Pergerakan yang cepat dibutuhkan pada era revolusi industri 4.0 ini.”Adaptif terhadap arus informasi yang bisa diserap. Anggota Gerakan Pramuka Buleleng harus bisa terus bertransformasi pada kegiatan-kegiatan kepramukaan. Mengikuti era kekinian agar tidak kalah cepat dengan arus informasi dan teknologi yang ada,” tandasnya.


Hal senada diungkapkan Ketua Kwarcab Buleleng periode 2010-2020, Dewa Ketut Puspaka. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng ini menandaskan, Undang-undang Kepramukaan mengamanatkan semua jajaran pramuka melakukan revitalisasi.

“Pramuka menjadi harapan bangsa untuk menciptakan pemimpin masa depan yang berkarakter dan Gerakan Pramuka Buleleng sudah melakukan. Revitalisasi yang telah dilakukan selama 10 tahun akan dipertanggungjawabkan dalam Muscab, sejauh mana yang sudah kita lakukan,” jelasnya.

Selain Gedung Pramuka Kumarasthana di Jalan Pramuka No. 9 Singaraja, dalam 10 tahun juga telah dilakukan pengelolaan organisasi maksimal, pengembangan badan usaha berupa Kedai Kumarasthana, dan pembangunan Bumi Perkemahan yang ditandai dengan Tugu Tunas Kelapa di Desa Patas Kecamatan Gerokgak.


Sementara Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Buleleng terpilih dalam Muscab, Gede Suyasa menyatakan akan melanjutkan program positif yang telah dilaksanakan kepengurusan sebelumnya. Sesuai amanat dan hasil Muscab Gerakan Pramuka Buleleng tahun 2020, Gede Suyasa yang juga menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng berkomitmen meneruskan dan mengembangkan kegiatan Gerakan Pramuka Buleleng.

“Gedung Pramuka Kumarasthana di Jalan Pramuka No 9 Singaraja, merupakan tonggak gerakan kepramukaan di Kabupaten Buleleng yang wajib dijaga dan dikembangkan,” tegasnya.

Keberadaan Badan Usaha Kwartir berupa Kedai Kumarasthana harus digerakkan dan diberdayakan dengan management yang baik dan akuntable sehingga mampu mewujudkan kemandirian Gerakan Pramuka.”Termasuk mewujudkan Bumi Perkemahan di Desa Patas sebagai wahana pendidikan, pembentukan karakter generasi muda,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here