Kajari Rosalina Dites Urine, Antisipasi Penyalahgunaan Narkoba

0
83
Tes urine pegawai,jaksa dan kepala Kejaksaan Negeri Klungkung

KLUNGKUNG– Peredaran narkoba sudah masuk katagori mengkhawatirkan. Sebab, bak jamur di musim hujan, sindikat sepertinya tidak mengenal masa Pandemi Covid-19.

Mengantisipasi penyalahgunaan narkoba di kalangan aparat penegak hukum,Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Klungkung melaksanakan tes urine pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Klungkung, Kamis (15/10/2020).

Sebanyak 51 orang menjalani tes urine, tidak terkecuali Kepala Kejari (Kajari) Rosalina Sidarabara. Pun demikian dengan Cabang Kejari di Nusa Penida, para jaksa juga ikut menjalani tes urine. Lantas seperti hasilnya ?

BACA JUGA:   Jambret Rampas Tas Rusia Ditangkap

“Hasilnya semua negatif,” kata Kasi Intel Kejari Klungkung Gusti Ngurah Anom Sukawinata.

Katanya, tes urine dilakukan sebagai tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.

BACA JUGA:   Tampil Anggun, Srikandi Polres Karangasem Bagikan Ratusan Masker

Tes urine hasil kerja sama Kejari Klungkung dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Klungkung serta BNNK Klungkung.

Kasi Rehabilitasi BNNK Klungkung Kompol I Wayan Merta mengakui, BNNK melakukan tes urine di Kejari Klungkung. Hasilnya,tidak ditemukan urine yang mengandung obat-obatan terlarang.

BACA JUGA:   Peringati Hari Baden Powell ke 164, Ketua Kwarda Bali Ajak Pramuka Bangun “Sense of Crisis”

Menurut Kompol Merta, pihak BNNK sebatas membantu melakukan tes. Semua alatnya dari Kesbangpol Klungkung. “Sebab, BNNK tidak lagi memfasilitasi peralatan tes urine. Berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata perwira melati satu asal Subagan, Karangasem ini. (yan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here