Kerugian Material Akibat Banjir dan Tanah Longsor Capai 2,4 M Lebih

0
69
PUTUS : Jembatan penghubung Sanggulan dan Banjar Anyar Kediri ambles

TABANAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Tabanan selama satu hari penuh, Sabtu (10/10/2020) membuat Tabanan dikepung banjir dan tanah longsor. Setidaknya ada 57 laporan masuk ke meja BPBD Tabanan dengan kerugian material mencapai Rp 2.450.300.000.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Tabanan Putu Trisna Widiatmika seijin Kalak BPBD Tabanan ketiak dikonfirmasi mengatakan, pihaknya mendapatkan 57 laporan dari warga maupun perbekel terkiat kerusakan yang terjadi akibat banjir dan tanah longsor. Laporan yang diterima bervarisiasi dari seluruh kecamatan yang ada di Tabanan. “Ada sebanyak 57 laporan yang masuk ke meja kami dengan perkiraan kerugian material mencapai Rp 2,4 Milyar lebih,” ungkap Trisna Widiatmika dikonfirmasi, Minggu (11/10/2020).

Dikatakan, beberapa laporan yang cukup besar seperti jalanjalan penghubung Banjar Sanggulan dengan Banjar Anyar di belakang terminal Kediri terputus dan seorang warga perumahan di sekitarnya nyaris terseret arus air bah yang menyerang perumahan Perum Panorama Sanggulan dan Perum lembah Sanggulan. Bahkan warga kini harus was-was air sungai meluap lagi, sehingga pihaknya menyiapkan tempat mengungsi di SD 6 Banjar Anyar yang ada di belakang terminal Kediri. “Ada puluhan warga yang harus diungsikan kalau hujan lagi dan air meluap lagi. Kami sudah sediakan tempat pengungsian sementara di SD 6 Banjar Anyar dan kami juga sudah menyiapkan logistik,” ucap Trisna.

Selian itu ada rumah warga di permahan di Banjar Aanyar Kediri juga terendam banjir karena tebing longsor menutup saluran air sehingga air meluber ke rumah warga. Selain itu ada tiga rumah warga di Banjar Bajera Sari, Bajera terendam air sampai ke atap. Selain itu ada wantilan yang ambruk, pura rusak tertimpa pohon, saluran irigasi rusak lainnya, jalan tertimpa longsor juga dilaporkan ke BPBD Tabanan untuk segera mendapatkan penanganan. “Banyak jembatan rusak, jalan longsor maupun irigasi terputus karena longsor dan itu membutuhkan alat berat untuk menyingkirkan material. Semuanya masih kami data. Untuk warga segera kami kirimkan bantuan logistik,” tandasnya.

Sementara itu, Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti dikonfirmasi di sela-sela kegiatan di DPC PDIP Tabanan mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan BPNBD untuk mendapat seluruh kerusakan yang terjadi akibat banjir dan tanah longsor yang terjadi Sabtu lalu. Pihaknya juga segera mengirim logistik bagi warga terdampak. “Sedang didata, Pemkab akan segera turunkan bantuan,” singkatnya.

Sementara itu TNI dari Kodim 1619/Tabanan bersama Polres Tabanan dan BPBD terus mengupayakan perbaikan infrastruktur secepatnya. Petugas juga membantu mengevakuasi warga dari banjir serta mengirimkan logistik bagi yang membutuhkan. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here