15 OTG Buleleng Dievakuasi ke Karantina Pemprov Bali

0
29
Sekretaris Satgas Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa

BULELENG – Sebanyak 15 Pasien Covid-19 dengan status Orang Tanpa Gejala atau Gejala Ringan (OTG/GR) di Kabupaten Buleleng telah dievakuasi Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Buleleng ke sejumlah hotel yang telah disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali sebagai tempat karantina. Evakuasi terhadap 15 dari 26 pasien OTG/GR dilakukan Satgas Covid-19 Buleleng bersama aparat TNI/Polri dan Desa Adat sesuai dengan Sistem Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan Pemprov Bali.

“Kami bekerjasama dengan TNI/Polri dan juga desa adat untuk berkoordinasi agar para pasien OTG/GR bersedia dikirim ke Provinsi,” ungkap Sekretaris Satgas Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Selasa (06/10/2020) usai memimpin rapat evaluasi pananganan OTG/GR di Ruang Kresna Kantor Bupati Buleleng.

Sekda Kabupaten Buleleng menandaskan keputusan mengevakuasi Pasien Covid-19 dengan status OTG/GR merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden dan Instruksi Gubernur Bali.Termasuk surat edaran yang dikeluarkan Ketua Harian Satgas Covid-19 Provinsi Bali. Evakuasi ke sejumlah hotel bintang II dan III yang disiapkan Pemprov Bali Provinsi ini dilakukan mengingat di Buleleng tidak ada hotel bintang II dan III.”Ketentuan tertulis harus bintang dua dan tiga, sedangkan di Buleleng tidak ada. Kemarin yang satu didekati sudah tutup, kalau dibuka kembali membutuhkan biaya operasional yang tinggi,” ujarnya.

Sampai saat ini, sesuai catatan Tim Medis Satgas Covid-19 Buleleng ada 32 pasien Covid-19 dengan status OTG/GR.”Enam diantaranya sudah dikirim ke tempat karantina mandiri terpusat yang disediakan Pemprov Bali,” jelasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here