‘Hijaukan’ Buleleng, Ini Dilakukan Kodim Buleleng

0
80
Dandim Buleleng, Letkol Inf M Windra Listrianto geber rencana Terapi Plasma Konvalesen di Buleleng

BULELENG – Upaya menurunkan status Pandemi Covid-19 dari Zone Merah dan saat ini Oranye, menjadi Hijau kalau tidak mau disebut ‘Hijaukan’ Buleleng, terus dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Kabupaten Buleleng. Tak hanya peningkatan disiplin warga masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang dimotori Satpol PP sebagai upaya pencegahan, upaya penanganan dan penyembuhan pasien juga mulai dilakukan dengan metode Plasma Konvalesen yang dikoordinir Kodim 1609/Buleleng.

“Iya, terapi Plasma Konvalesen digunakan untuk penyembuhan pasien Covid-19 dengan status kritis dan bergejala berat,” ungkap Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf. Muhammad Windra Listrianto, Kamis (01/10/2020) usai rapat koordinasi dengan Ketua DPRD  Buleleng dan Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng.

Pelaksanaan terapi Plasma Konvalesen, kata Dandim Windra, akan diawali dengan pengumpulan plasma dari para penyintas (pasien sembuh,red) Covid-19 yang ada di Kabupaten Buleleng.”Pengumpulan plasma dilakukan melalui kegiatan donor darah dari para penyintas Covid-19 baik masyarakat umum maupun anggota TNI yang sempat terpapar Covid-19,” ungkapnya.

Pengambilan darah untuk terapi Plasma Konvalesen akan dilaksanakan Minggu (4/10/2020).”Sebelum pengambilan darah, terlebih dahulu akan dilaksanakan screening darah calon pendonor, pada Sabtu (3/10/2020) untuk mengecek apakah ada penyakit seperti HIV dan penyakit-penyakit lainnya. Jangan sampai pendonor menularkan penyakit lain,” tandas Dandim Windra sembari menyebutkan dari data GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, tercatat ada 776 pasien Covid-19 yang sudah sembuh.

Berdasarkan data tersebut, Kodim 1609/Buleleng bersama GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng mencoba untuk mengajak dan mengimbau penyintas Covid-19 termasuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk mendonorkan darahnya sebagai bahan terapi Plasma Konvalesen.”Karena, ini sangat membantu untuk penyembuhan pasien Covid-19 yang saat ini sedang dalam kondisi kritis dan dalam perawatan,” ujarnya.

Dari pendekatan yang sudah dilakukan tercatat sebanyak 24 orang penyintas Covid-19 yang bersedia untuk mendonorkan darahnya termasuk 3 orang anggota Kodim 1609/Buleleng.”Upaya pendekatan terus dilakukan sehingga nantinya bisa mencapai 30 orang pendonor. Bupati Buleleng juga berkenan memberikan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi kepada para pendonor,”  tandas Dandim Windra dibenarkan Sekretaris GTPP Covid-19 Buleleng.

Terkait efektivitas terapi Plasma Konvalesen, Dandim Windra mengungkapkan Terapi Plasma Konvalesen sudah dilakukan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Terapi yang dilakukan terhadap pasien bergejala berat atau kritis ini, hasilnya cukup menggembirakan.”Berdasarkan keterangan dokter, dari 450 cc darah yang diambil, hanya 20 sampai 45 cc yang disuntikkan kepada pasien Covid-19. Ini, tentu menjadi harapan ditengah pandemi sebelum vaksin ditemukan,” ujarnya.(kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here