Wajib Gunakan Masker, Efektif Tingkatkan Disiplin Prokes

0
48
EFEKTIF : Penerapan aturan Wajib Pakai Maker dinilai efekstif meningkarkan disiplin Prokes dan menurunkan kasus positif Covid-19 di Buleleng

BULELENG – Penerapan Peraturan Wajib Masker (PWM) di Kabupaten Buleleng, dinilai efektif meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) khususnya penggunaan masker. Kesimpulan tersebut merupakan salah satu hasil evaluasi yang dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Pandemi Covid-19 Kabupaten Buleleng terkait pelaksanaan Peraturan Gubernur (Pergub) Bali No 46 Tahun 2020 dan Peraturam Bupati (Perbup) Buleleng No 41 tahun 2020 sejak tanggal 7 September 2020.

“Dari hasil evaluasi, jumlah masyarakat yang terjaring operasi wajib masker oleh Tim Gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, menunjukkan penurunan,” ungkap Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buleleng Gede Suyasa, Senin (28/9/2020) usai memimpin rapat evaluasi pencegahan dan penanggulangan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Buleleng.

Meskipun masih ada oknum warga yang kurang disiplin, kata Suyasa yang juga Sekretaris GTPP Kabupaten Buleleng ini menilai, penerapan peraturan wajib masker efekstif dalam upaya meningkatkan kedisiplinan dan kesadaran masyarakat dalam menerapkan Prokes sebagai bagian dari adaptasi tananan kehidupan era baru pada masa Pendemi Covid-19.”Keberhasilan suatu operasi bukan banyaknya jumlah pelanggar dan uang denda, tapi sebaliknya. Tidak ada atau sedikit jumlah pelanggar, menandakan operasi berhasil dan menunjukan kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol kesehatan yang meningkat dalam aktifitas sehari-hari,” tegasnya.

Dari data yang ada, sejak penerapan wajib masker penurunan kasus yang cukup signifikan.”Selama Agustus lalu kita belum pernah ada data perhari dibawah 10 orang, sekarang bisa sampai diangka 2 orang,” terangnya.

Hal senada diungkapkan Kepala Satpol PP Pemkab Buleleng I Putu Artawan.  Kedisiplinan masyarakat dalam menggunakan masker sudah mulai meningkat.”Ini perlu upaya intensif dari kami supaya bisa lebih meyakinkan warga masyarakat bahwa Peraturan Bupati dan Peraturan Gubernur berlaku, berjalan dan diterapkan semata untuk menyelamatkan seluruh lapisan masyarakat agar tidak terinfeksi Covid-19,” tegasnya.

Sesuai kesimpulan, penerapan Pergub dan Perbup tentang wajib pakai masker ini sangat berperan penting dalam penurunan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng. “Dari seratus orang yang kami berhentikan saat razia masker, paling cuma satu yang kami temukan tidak menggunakan masker. Setelah kami pantau selama ini, masyarakat yang keluar rumah sudah menyiapkan dan menggunakan masker,” pungkasnya. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here