Tak Kunjung Dipermanenkan, LPM Kuta Perjuangkan Naker Lokal Hotel Anvaya

0
50
Pertemuan LPM Kuta dengan manajemen The Anvaya Beach Resort.

BADUNG Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kuta bersama Pokja Desa Adat Kuta bertemu manajemen The Anvaya Beach Resort, Kamis (24/9/2020). Kedatangan mereka untuk memperjuangkan tenaga kerja (naker) lokal yang masa kontraknya habis agar bisa dipekerjakan kembali serta pengangkatan karyawan tetap.

Ketua LPM Kuta Putu Adnyana mengatakan, The Anvaya Beach Hotel sempat tutup karena pandemi Covid-19. Bersamaan dengan itu, kontrak kerja beberapa karyawan asal Kuta juga habis.  “Sekarang hotel sudah mulai buka. Nah, inilah yang kami perjuangkan agar warga kami yang habis kontraknya bisa dipekerjakan kembali dan tentunya mengacu pada aturan berlaku dan mempertimbangkan kondisi yang terjadi,” ujarnya.

Putu Adnyana juga berharap pihak hotel bisa segera mengangkat status pekerja asal Kuta sebagai pegawai tetap karena mengacu Undang-Undang Ketenagakerjaan dinilai sudah layak dipermanenkan. Ada sekitar 20-an orang warga Kuta yang belum diangkat pegawai tetap padahal sudah mengajukan sejak tahun 2019. “Pihak hotel memang telah menyampaikan alasan kenapa memilih untuk menangguhkan proses mempermanenkan karyawan. Kami sangat memaklumi itu dan tidak akan melakukan intervensi,” tegasnya.

Hanya, kata Putu Adnyana,  pertimbangan pihak hotel yang disampaikan melalui surat dinilai masih bersifat umum. Ia pun meminta pihak hotel untuk membuat surat  lebih spesifik agar bisa menjadi pegagang para karyawan. “Itu sudah kami sampaikan dan permintaan kami masih akan dibicarakan dengan corporate,” ungkap Adnyana sembari menegaskan bahwa LPM Kuta akan terus memantau perkembangannya.

Sayangnya, pihak The Anvaya Beach Resort yang hadir  enggan memberikan tanggapan. Gede Simpen selaku Human Resources Manager The Anvaya Beach Resort terkesan menolak diwawancarai. (adi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here