16 Sembuh, Dua Meninggal

0
177

Data perkembangan Covid-19 di Tabanan sampai 17 September 2020

TABANAN – Tabanan mencatat sejarah baru dalam penangana Covid-19. Untuk pertama kalinya jumlah pasien positif Covid-19 yang dinyatakan sembuh sesuai laporan GTPP tembus di angka 16 (enam belas orang).  Disatu sisi jumlah pasien positif meninggal bertambah 2 (dua) orang dan enam kasus baru. 

Juru bicara GTPP Covid-19 Tabanan,  I Putu Dian Setiawan mengatakan, banyaknya pasien yang telah dinyatakan sembuh  sebanyak 16 orang merupakan kabar yang sangat baik. Meski demikian, pihaknya tetap menyarankan bagi mereka ini yang telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang untuk tetap mengikuti anjuran pemerintah terkait dengan penerapan protokol kesehatan. “Meski sudah dinyatakan sembuh, prokes kesehatan tetap harus dilaksanakan di rumah maupun di lingkungan sekitar, jangan ada anggapan setelah sembuh langsung  tidak pakai masker ataupun prokes lainnya,” tandas Kadis Kominfo Tabanan ini, Kamis (17/9/2020).

Kadis Kominfo Tabanan I Putu Dian Setiawan.

Dibalik kabar baik sembuhnya 16 pasien positif yang sebelumnya menjalani perawatan di UPTD RS Nyitdah Kediri, BRSU Tabanan dan tempat karantina yang disediakan Gugus Tugas Provinsi Bali ini,  mantan Kabag Humas Setda Tabanan inu  menambahkan,  ada dua pasien positif meninggal. Dengan rincian, Perempuan usia 67 tahun asal kecamatan Kediri dan pasien laki-laki usia 48 tahun asal Kerambitan. Kedua pasien ini juga memiliki riwayat penyakit penyerta seperti DM dan Hipertensi. Dengan demikian total ada 13 pasien covid-19 yang meninggal di Tabanan. “Keduanya sempat menjalani perawatan di BRSU Tabanan, dan memang mereka memiliki penyakit penyerta,”terangnya.

Putu Dian kembali mengingatkan seluruh masyarakat Tabanan menjalankan protokol  kesehatan dengan benar seperti memakai masker, rajin cuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak dan menghindari kerumuman. Apalagi Bupati sudah mengeluarkan surat edaran nomor 517/120/BPBD yang menginstruksikan penutupan segala aktivitas di seluruh lapangan umum sampai ke tingkat desa, gedung kesenian I Ketut Maria dan taman Bung karno serta GWD, gedung olahraga maupun wantilan. “Mari kita bersama- sama disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat untuk mencegah penyebaran Covid-19 lebih luas lagi di Tabanan,” pungkasnya. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here