Soal Upacara Agama Saat Pandemi, Giri Prasta Menegaskan Jangan Meninggalkan Dresta

0
2075
Bupati Giri Prasta saat menghadiri Karya Ngetus Prerai di Pura Puseh Desa Adat Pelaga.

MANGUPURA – Dalam situasi pandemi covid-19, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasata menegaskan Pemkab Badung tidak pernah melarang masyarakat melaksanakan upacara yadnya, termasuk piodalan. Namun dengan catatan tetap harus melaksanakan protokol kesehatan.

“Kita tidak pernah melarang upacara agama, apalagi piodalan di Pura. Akan tetapi harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, sosial dan phisical distancing,”tegas Bupati Giri Prasta, Rabu (9/9/2020) di Puspem Badung.

Pihaknya menegaskan, jangan sampai meninggalkan dresta dalam melaksanakan upacara, hanya saja jumlah orangnya saja yang dibatasi. Dia mencontohkan pura dengan kapasitas 500 orang, karena kondisi covid-19 seperti sekarang pemedek maupun pengayah hanya dibatasi menjadi 250 orang saja.

“Silahkan laksanakan upacara, hanya pengayah dan ayah-ayahannya dibatasi, dan wajib melaksanakan protokol kesehatan. Saya kira itu tidak akan mengurangi dari esensi dari kegiatan upacara tersebut,”tegasnya. (lit)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here