Diduga Depresi, Pasien Covid-19 Ngamuk Serang Perawat Rs Nyitdah

0
119
Kadis Kesehatan dr Suratmika ketika mengecek kejadian pasien Covid mengamuk di UPTD RS Nyitdah

TABANAN – Seorang pasien terkonfirmasi positif berinisial IDS (50) sempat mengamuk di UPTD RS Nyitdah, Kecamatan Kediri, Tabanan, Rabu (09/9/2020) malam. Bahkan, pasien tersebut juga sempat melakukan penyerangan terhadap tenaga kesehatan (nakes) dan tenaga pengamanan setempat. Pihak RS dan Dinas Kesehatan menduga hal tersebut dilakukan pasien lantaran mengalami depresi karena terpapar Covid-19 tersebut.

Menurut informasi yang diperoleh, akibat ulah pasien yang berasal dari Kecamatan Selemadeg Barat ini, para nakes setempat sempat ketakutan. Selain itu tenaga pengaman juga tak berani mengambil risiko saat itu karena tak menggunakan APD. Direktur Rumah Sakit Nyitdah, dr. Nyoman Wisma Brata menjelaskan, peristiwa tersebut memang benar terjadi kemarin (Rabu) malam. Pasien berinisial IDS yang sudah dirawat sejak Selasa (08/9/2020) tersebut diduga dilakukan karena yang bersangkutan mengalami depresi akibat terpapar Covid-19. “Pasein tersebut sempat keluar dari ruang rawat inap. Kemungkinan karena pasienya mengalami depresi sehingga mengamuk di RS,” ungkap dr Wisma Berata, Kamis (10/9/2020).

Wisma melanjutkan, pasien tersebut juga melakukan penyerangan terhadap tenaga kesehatan (perawat) sehingga menyebabkan perawat tersebut ketakutan. Kemudian, ketika dilaporkan ke tenaga pengamanan, namun pengaman tak pakai APD sehingga tak berani mengambil risiko terlebih lagi pasien tersebut positif Covid-19. “Perawatan kami sempat ketakutan,  karena  dilawan semua,” katanya.

Dia melanjutkan, langkah selanjutnya yang akan dilakukan adalah berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Tabanan.  Untuk saat ini sudah dan sedang ditangani, dan memang pasiennya ada masalah dengan faktor kejiwaannya. Pihaknya juga mengakui sudah melakukan konsultasi ke psikiater.  “Sekarang sedang dalam proses pengobatan untuk menenangkan pasien terlebih dahulu,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan Tabanan, dr Nyoman Suratmika juga menyatakan hal senada. Bahkan pihaknya sudah mendatangi RS Nyitdah untuk menggali keterangan manajemen di salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 di Tabanan ini. Suratmika menuturkan, pasien tersebut telah mengetahui hasil tes swab terkonfirmasi positif Senin (07/9/2020). Sebelumnya, pasien tersebut sempat dirawat di RS Swasta kemudian dirujuk di RS Nyitdah sejak Selasa (08/9/2020).  “Kemungkinan karena pasien mengalami depresi akibat terpapar Covid-19, kemudian berulah sejak tadi malam,” ungkap Suratmika. (jon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here