Tiga Pasien Covid-19 Meninggal Dunia, Satu Orang Probable

0
334
Gede Suyasa

BULELENG – Kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 di Kabupaten Buleleng masih terus bertambah dan mengalami tren peningkatan. Sesuai laporan Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng, ada penambahan 3 pasien Covid-19 dinyatakan meninggal dunia, 1 orang Probable, 27 kasus terkonfirmasi, sementara 43 pasien dinyatakan sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19.

“Memang ada tiga warga yang dinyatakan meninggal dunia hari, berasal dari Kecamatan Buleleng, Sukasada dan Seririt. Dinyatakan meninggal dunia berdasarkan diagnose klinis dokter penanggungjawab pasien (DPJP),” ungkap Sekretaris GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa, Rabu (09/9/2020) dikonfirmasi usai mengikuti Rapat Paripurna APBD-Perubahan Tahun 2020 di Gedung Rakyat DPRD Kabupaten Buleleng.

Sekda Kabupaten Buleleng ini memaparkan, kasus meninggal dunia masing-masing, warga dari Kecamatan Sukasada, laki-laki berusia 59 tahun dengan hasil diagnosa klinis kormobid (penyakit penyerta,red) hipertensi.”Kemudian warga Kecamatan Seririt, perempuan berusia 60 tahun dengan diagnosa klinis kormobid Acquired Cystikc Kidney Disiese (ACKD) atau penyakit Ginjal Polikistik dan Hiperkalemia, dan yang ketiga warga dari Kecamatan Buleleng, laki-laki berusia 73 tahun dengan kormobid Diabetes Tipe 2 atau kadar gulanya tinggi,” urainya.

Selain kasus meninggal dunia, Tim Medis GTPP Covid-19 juga melaporkan 1 Kasus Probable berasal dari Kecamatan Buleleng. “Dengan adanya penambahan kasus meninggal dunia dan probable, maka akumulasi jumlah kasus meninggal dunia menjadi 12 orang,” terangnya.

Jumlah psien yang dinyatakan sembuh cukup banyak, sebanyak 26 orang berasal dari Kecamatan Buleleng 24 orang, Sawan 1 orang dan Banjar sebanyak 1 orang.”Sementara kasus terkonfirmasi 27 orang, berasal dari Kecamatan Buleleng 16 orang, Banjar 3 orang, Sukasada 1 orang, Tejakula 2 orang, Seririt 2 orang, Gerokgak 1 orang dan Sawan 2 orang,” urai Suyasa. (kar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here