Bawaslu Tabanan ‘Warning’ Pemkab Tabanan

0
162
Ketua Bawaslu Tabanan I Made Rumada

TABANAN – Ketua Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu)  Kabupaten Tabanan I Made Rumada  kembali mengingatkan kepada kepala daerah Kabupaten Tabanan  untuk tidak melakukan mutasi pejabat sebelum pelaksanaan Pilkada 2020. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi adanya aparatur sipil negara (ASN) yang tidak netral selama proses Pilkada.

“Kemarin, kami sudah melakukan upaya pencegahan dengan mengirim surat ke Bupati,  Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan untuk tidak melakukan mutasi pejabat,” ucap  Rumada di sela-sela pengukuhan Gerakan Pramuka Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Tabanan , Warung Cs Bedha, Kamis (27/8/2020).

Rumada menjelaskan, batas akhir pelaksanaan mutasi pejabat di daerah ,  8 Januari 2020 lalu. Perhitungan tersebut berdasarkan ketentuan bahwa enam bulan sebelum ada penetapan calon kepala daerah dalam pilkada , dilarang adanya mutasi pejabat. Ketentuan ini tertuang dalam pasal 71 ayat (2) Undang-Undang Pilkada Nomor 10 Tahun 2016. “Aturan ini menyebutkan, para gubernur, wakil gubernur, bupati, dan wakil bupati, maupun walikota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum masa penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan,” tandasnya.

Rumada berharap, tidak ada mutasi sebelum enam bulan penetapan bakal calon, “Kami sampaikan terkait upaya-upaya pencegahan yang kami lakukan soal netralitas ASN,  netralitas pejabat di daerah dan Netralitas Aparat Pemerintah Desa.

Deklarasi tolak politik uang, politisasi sara dan hoax

Sementara itu  saat  pelantikan dan pengukuhan  Gerakan Pramuka Saka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Tabanan,  Bawaslu Tabanan bersama Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Tabanan melakukan Deklarasi tolak politik uang, politisasi sara, berita hoax menjaga Netralitas ASN dan aparat Pemerintah Desa dalam hajatan pilkada Tabanan 2020. Deklarasi dilakukan sebagai gerakan moral untuk mendorong para abdi negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan bersikap netral.

Ada tiga piont deklarasi yang disampaikan yakni  menolak Politik Uang dan segala Jenis Pemberian dalam bentuk apapun,  menggunakan media sosial secara bijak, tidak menyebarkan isu sara dan berita hoax serta menjaga dan menegakkan Netralitas ASN dan instansi aparat pemerintah desa.  Rumada mengharapkan supaya masyarakat, media massa, dan stakeholder untuk bersama menjadi kontrol sosial dalam menjaga Netralitas ASN dan aparat pemerintah desa di Tabanan. “Tujuan sosialisasi dan deklarasi ini untuk mendorong para ASN bersikap netral dalam Pilkada 2020,” tegasnya. (jon)

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here