
GIANYAR – Kadek Era Sukadana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gianyar dan Sekretaris I Made Suteja periode 2020-2024 pada Musyawarah Daerah (Musda) Golkar di Sekretariat DPD Partai Golkar Gianyar, Minggu (23/8/2020).
Musda sempat memanas saat tahapan verifikasi surat mandat dan pembahasan tata tertib. Kader I Gusti Agung Erika Sudewa yang mengaku masih sebagai Ketua AMPG Gianyar yang sah dilarang masuk lantaran tanpa surat mandat. Mantan Perbekel Desa Pering itu ganti jas sebagai perwakilan Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia (SOKSI) Gianyar. Menghindari polemi, ia pun akhirnya diizinkan masuk.
Namun, perang argumen nyaris berujung kisruh kembali terjadi di ruang sidang saat pemilihan Ketua DPD. Di tengah protes, sidang tetap berlanjut dan Kadek Era Sukadana terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Gianyar dan Sekretaris I Made Suteja. Atas putusan itu, Erika terus menyela hingga sempat menghambat prosesi penghormatan dan penyerahan panji-panji partai.
Kepolisian bersama petugas keamanan internal Golkar berusaha meredam situasi. Kadek Era Sukadana memeluk Erika yang berbodi besar itu kemudia digiring keluar. “Kami semua seperjuangan. Ini hanya dinamika partai kami. Saya pasti akan merangkul semua teman-teman,” ungkap Kadek Era.
Dipercaya menakhodai Partai Golkar Gianyar lima tahun ke depan, Kadek Era asal Ubud menyatakan kesiapan menjalankan imbauan Ketua DPD Golkar Bali Nyoman Sugawa Korry terutama mengenai rekonsiliasi partai dengan membangkitkan seluruh potensi partai termasuk merangkul tokok-tokoh Partai Golkar yang selama ini kurang aktif lantaran dinamika di internal partai.
Sementara, Bupati Gianyar I Made Mahaysatra yang hadir saat pembukaan Musda dalam sambutannya mengapresiasi kesabaran Kader Partai Golkar. Sebagai partai besar, ia menyampaikan jika kader-kader partai berlambang Pohon Beringin itu adalah aset Kabupaten Gianyar yang tetap berkomitmen untuk membangun Gianyar yang lebih baik. “Saya sangat setuju dengan pandangan bapak Dauh Wijana bahwa orang itu ada masanya dan pasti ada saatnya masa yang memilih orang. Saya yakin, Partai Golkar pasti akan bangkit bersama kader-kader yang bersabar ini. Saya juga apresiasi dukungan Partai Golkar khususnya melalui Fraksi Partai Golkar DPRD Gianyar yang mensupport di Pemerintahan selama ini,” ungkapnya Mahayastra disambut tepuk tangan peserta musda.
Ketua DPD Golkar Provinsi Bali Nyoman Sugawa Korry menanamkan filosofi burung elang kepada peserta yang intinya jajarannya di Partai Golkar harus siap bersakit-sakit untuk kebangkitan Partai yang sudah di depan mata. Tidak hanya itu, Sugawa Korry juga menekankan dalam pelaksanaan Musda bisa berjalan lancar, aman, sejuk dan damai. “Saya juga minta agar polemik partai dalam lima tahun terakhir dijadikan evaluasi. Sebab, polemik internal akan mempengaruhi produk partai dimata masyarakat,” pesannya.








