
TABANAN – Meski Pemerintah Kabupaten Tabanan terus melakukan sosialisasi sekaligus mendisiplinkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat, nyata kasus transmisi lokal Covid-19 terus saja terjadi. Sampai Minggu (23/8/2020) dari data gugus tugas percepatan penanganan (GTPP) Covid-19 tabanan , jumlah kumulatif terkonfirmasi positif sebanyak 227 orang. Dari jumlah tersebut 166 orang tau 73,12 persen dinyatakan sembuh.
Juru bicara GTPP Tabanan I Putu Dian Setiawan mengatakan, berdasarkan data yang ada , jumlah terkonfirmasi positif di Tabanan mencapai 227 orang. Dari jumlah tersebut, ada penambahan sebanyak enam kasus terkonfirmasi positif. Mereka berasal dari Desa Abiantuwung dan Beraban, Kediri, Desa Tunjuk, Tabanan, Desa Apuan Baturiti, Desa Angkah Selemadeg Barat dan Desa Rejasa Penebel. “Sampai hari ini (kemarin ) ada 227 terkonfirmasi positif dengan penambahan enam kasus,” ungkapnya.
Selain ada penambahan enam terkonfirmasi positif baru, juga ada dua pasien yang dinyatakan sembuh. Mereka adalah seorang pria berusia 55 tahun dan perempuan berusia 54 tahun. Mereka sebelumnya menjalani perawatan di UPTD RS Nyitdah. Sementara jumlah kumulatif pasien yang sembuh sebanyak 166 orang “Saat ini masih ada 59 orang yang dirawat baik di fasilitas kesehatan maupun isolasi mandiri. Tingkat kesembuhan mencapai 73, 12 persen ,”jelasnya.
Dengan terus meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 terutama transmisi lokal, kadis Kominfo Tabanan ini kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Pemkab Tabanan saat ini mewajibkan seluruh ASN dan pegawai lainnya di lingkungan kerja untuk melakukan gerakan selalu pakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak dalam pencegahan Covid-19 sesuai panduan penyelenggaraan gerakan nasional selalu pakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak. “Mewajibkan kantor dan jajaran di lingkungan kerja hingga ke Puskesmas, untuk melakukan dan mempublikasikan kampanye gerakan nasional selalu pakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan menjaga Jarak dalam pencegahan Covid-19 melalui media sosial atau saluran informasi yang dimiliki,” sebutnya.
Selain itu, mengajak seluruh masyarakat untuk disiplin dan mematuhi pesan kampanye nasional pencegahan Covid-19. “Kami terus menggalakkan kawasan zona wajib menggunakan masker di Tabanan,”tandasnya.
Selain itu, tim dari Satgas kesehatan terus melakukan tracing kontrak terhadap kasus terkonfirmasi positif untuk mengetahui lebih cepat warga yang kemungkinan terpapar dan tidak memiliki gejala (OTG). Selain itu, petugas terus melakukan sosialisasi penerapan protokol kesehatan di masyarakat agar tetap disiplin. “Hanya dengan disiplin yang ketat menerapkan protokol kesehatan, penyebaran Covid-19 bisa dicegah,” pungkasnya. (jon)








