
BULELENG – Kasus terkonfirmasi Covid-19 di Kabupaten Buleleng terus bertambah. Meski jumlah tidak signifikan, penambahan 4 kasus terkonfirmasi sesuai laporan dari Tim Medis Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Buleleng terjadi pada staf Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sementara pasien yang dinyatakan sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19 sebanyak 2 orang.
“Sesuai laporan Tim Medis GTPP Covid-19, penambahan kasus terkonfirmasi atau positif Covid-19 sebanyak 4 orang, pasien dinyatakan sembuh atau sudah tidak terinveksi Covid-19 sebanyak 2 orang,” ungkap I Ketut Suweca selaku Juru Bicara (Jubir) GTPP Covid-19 Kabupaten Buleleng, Kamis (13/8/2020).
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KaDKIPS) ini memaparkan, 4 kasus terkonfirmasi tersebut berasal dari Kecamatan Buleleng sebanyak 2 orang, Kecamatan Sukasada sebanyak 1 orang dan Kecamatan Sawan sebanyak 1 orang. “Empat kasus terkonfirmasi ini merupakan hasil tracing yang dilakukan Tim Medis GTPP terhadap kasus terkonfirmasi sebelumnya,” tandasnya.
Pasien yang dinyatakan sembuh atau sudah tidak terinfeksi Covid-19, dari Kecamatan Buleleng 1 orang dan Kecamatan Banjar 1 orang. “Kasus terkonfirmasi meninggal dunia tetap 2 orang, sementara kasus Probable (meninggal dunia namun belum ada hasil test menunjukkan positif Covid-19) bertambah sebanyak 1 orang sehingga total jumlahnya menjadi 3 orang,” terangnya.
Terkait data terkini penanganan Covid-19, Suweca memaparkan jumlah kumulatif kasus konfirmasi sampai dengan Kamis (13/8/2020) sebanyak 220 orang, dengan rincian 150 orang sembuh, 2 orang meninggal dunia, 68 orang menjalani isolasi. Jumlah kumulatif Kasus Suspek sebanyak 351 orang, dengan rincian 108 Suspek Konfirmasi, 201 Discarded (selesai masa pantau), 39 orang masih dipantau dan 3 orang Probable (meninggal dunia sebelum ada hasil test menunjukkan positif atau negatif terinfeksi Covid-19). Untuk jumlah kumulatif Kontak Erat sebanyak 3.299 orang, dengan rincian 108 Kontak Erat Konfirmasi, 2.705 Discarded (selesai masa pantau), 422 karantina mandiri. “Kontak erat menjadi Suspek sebanyak 64 orang, sementara kasus konfirmasi Non Suspek atau Kontak Erat sebanyak 4 orang,” pungkasnya. (kar)








