Warga Tolak Jenazah Keluarga Dimakamkan Dengan Protokol Pemakaman Covid-19

0
719
Warga Pasedahan menolak keluarganya dimakamkan dengan protokol Covid-19

KARANGASEM – Salah seorang warga Banjar Dinas Pesedehan Desa Tianyar Kecamatan Kubu, menolak jenazah anggota keluarganya yang meninggal di RSUD Karangasem pada Selasa, (11/8/2020) dimakamkan dengan prosedur pemakaman jenazah pasien Covid-19. Pihak keluarga ngotot membawa jenazah pulang untuk diinapkan di rumah sebelum proses pemakaman.

Pihak RSUD Karangasem sampai harus mendatangkan Satpol-PP Karangasem dan polisi untuk mengatensi kejadian yang tidak diinginkan. Bahkan petugas rumah sakit dan pihak keluarga sempat bersitegang, namun dengan sabar petugas RSUD menjelaskan kepada pihak keluarga, berharap agar mereka mengerti dengan situasi pandemi. Petugas RSU menyampaikan jika swab dari yang meninggal ini hasilnya positif Covid-19 maka akan sangat membahayakan orang-orang di sekitar maupun pihak keluarganya.

Pihak RSU meminta keluarga menunggu hasil swab terlebih dahulu. Jika hasil swab negatif sebanyak 2x maka pihak RSUD baru mempersilahkan untuk keluarga korban menguburkan jenazah keluarganya dengan tidak memakai protokol pemakaman jenazah pasien Covid-19.

Pasien itu sebelum meninggal dunia sudah dua kali dilakukan pengambilan sample swab. Swab pertama pada tanggal 9 Agustus 2020 dan yang kedua pada tanggal 10 Agustus 2020. Namun sampai saat ini hasilnya belum turun dari RSP Sanglah Denpasar. “Kami disini bekerja sesuai aturan dari pemerintah, kami paham bagaimana upaya pemerintah untuk mencegah penularannya (Covid-19). Kami tidak bermain-main dengan nyawa,,” ujar salah satu petugas RSUD Karangasem.  

RSUD Karangasem memberikan kebijakan pada pihak keluarga dengan memfasilitasi penitipan jenazah sambil menunggu hasil swab keluar dan hari baik untuk penguburan. (ami)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here